Magelang, Antara Jateng - Pengelola sekolah sawah di kawasan barat Gunung Merapi di Desa Ngargomulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengembangkan materi pembelajaran keterampilan beternak kambing bagi anak-anak setempat, selain pelajaran tentang pertanian organik.
"Tidak lagi hanya pertanian organik, tetapi juga beternak kambing sebagai materi pembelajaran untuk anak-anak," kata Ketua II Sekolah Sawah Dusun Gemer, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Benediktus Gimin, di Magelang, Rabu.
Pihaknya sejak beberapa bulan lalu mendapatkan bantuan dari salah satu yayasan sosial, berupa 10 ekor kambing yang terdiri atas enam pejantan dan empat betina.
Saat ini, katanya, jumlah kambing yang menjadi piranti pembelajaran anak-anak, terutama dari SD Kanisius Prontakan Desa Ngargomulyo itu, telah bertambah menjadi 11 ekor.
"Bantuan lainnya berupa perlengkapan pembuatan kandang untuk kambing itu," kata Gimin yang juga seorang petani organik di kawasan sekitar enam kilometer barat daya puncak Gunung Merapi itu.
Ia mengatakan pelajaran terkait dengan ternak kambing yang dijalani anak-anak, antara lain membersihkan kandang secara rutin, mengumpulkan "inthil" dan urine kambing untuk bahan pembuatan pupuk kompos, serta memberi makan untuk ternak tersebut.
"Mungkin yang dijalani anak-anak hanya terlihat sederhana, akan tetapi itu menjadi hal penting dalam pendidikan mereka agar kelak mereka memiliki kemampuan sebagai petani dan peternak yang andal," ujarnya.
Pelajaran sekolah sawah dengan lokasi di Dusun Gemer, Desa Ngargomulyo itu, dibuka setiap Selasa hingga Jumat, secara bergantian untuk setiap kelas (I-IV) SD Kanisius Prontakan itu.
Setiap bulan sekali para siswa dari seluruh kelas bersama-sama beraktivitas belajar tentang pertanian, peternakan, dan perikanan di arena sekolah sawah.
Sejak beberapa tahun terakhir, pengelola sekolah itu dengan dukungan masyarakat petani kawasan Gunung Merapi mengembangkan pembelajaran pertanian yang kemudian diberi nama sekolah sawah. Anak-anak selain belajar tentang materi pelajaran umum di kelas masing-masing juga belajar tentang pertanian organik.

