Gudang tembakau diminta tak menjadi klaster baru COVID-19 di Temanggung

id gudang tembakau, antisipasi covid19, temanggung,Gudang tembakau diminta tidak jadi klaster baru,klaster baru COVID 19 di

Gudang tembakau diminta tak  menjadi klaster baru COVID-19 di Temanggung

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo. (ANTARA/Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Gudang perwakilan pabrik rokok di Temanggung sebagai tempat jual beli tembakau diharapkan tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19, kata Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo.

"Saya bersama Pak Bupati M. Al Khadziq sudah berkunjung ke gudang perwakilan pabrik rokok Gudang Garam untuk mengetahui persiapan pembelian tembakau menjelang panen raya tembakau tahun ini," katanya di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan terkait dengan proses pembelian tembakau di gudang garam, pihak Gudang Garam akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah gudang.

Wabup Bowo berharap pencegahan COVID-19 di Temanggung pada umumnya dan di gudang-gudang tembakau khususnya harus dioptimalkan, jangan sampai ada klaster baru penyebaran COVID-19.

Menjelang panen raya tembakau tahun ini, katanya pihak Gudang Garam sudah menyiapkan tempat cuci tangan, tempat penyemprotan disinfektan untuk kendaraan bermotor yang akan masuk ke gudang untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Sudah disiapkan 50 titik tempat cuci tangan dan juga disiapkan peralatan dan tempat untuk penyemprotan disinfektan di kawasan gudang," katanya.

Selain itu, pihak Gudang Garam juga sudah menyiapkan aturan untuk pembelian. Tidak semua pedagang datang dalam satu hari, namun akan diatur atau dijadwal.

"Tapi ini masih dikaji, mungkin dalam satu hari tidak semua pedagang datang, mungkin akan dijatah hari ini berapa pedagang, besok berapa pedagang," katanya.

Bowo memastikan pada panen raya tembakau tahun ini, perwakilan pabrik rokok kretek di Temanggung akan melakukan penyerapan tembakau produksi petani. Namun kuota penyerapan belum bisa dipastikan.

"Dari kunjungan kemarin pihak perwakilan pabrik rokok memastikan akan melakukan pembelian tembakau dari petani, namun kuota pembelian tembakau di panen raya tahun ini belum bisa dipastikan jumlahnya, karena masih menunggu keputusan dari Gudang Garam Kediri," katanya.

Ia menyampaikan pihak pabrik meminta petani tembakau untuk menjaga kualitas tembakau asli Temanggung.

"Permintaan dari pabrikan jangan dicampur-campur dengan tembakau dari daerah lain, atau dicampur dengan yang lainnya sehingga akan mengurangi kualitas tembakau Temanggung," katanya.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar