Temanggung, ANTARA JATENG - Stasiun Televisi Temanggung (Temanggung TV) milik Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai melakukan uji coba siaran menyusul sudah terpasang alat pemancar dan studio siaran.
"Uji coba siaran bertujuan untuk mengukur kualitas maupun kuantitas siaran sekaligus mengenalkan kepada publik," kata Kabag Humas Setda Pemkab Temanggung, Witarso Saptono Putro di Temanggung, Selasa.
Ia menjelaskan uji coba siaran Temanggung TV semula direncanakan dipancarkan melalui satelit Telkom 1, namun karena rusak kemudian beralih menggunakan satelit Telkom 3S.
Ia mengatakan melalui uji coba siaran dapat diukur sejauh mana siaran TV bisa dipancarkan baik secara kualitas maupun kuantitas. Materi uji coba siaran menyiarkan berbagai informasi pembangunan, pemerintahan, budaya, kepariwisataan, home industri, dan potensi unggulan lainnya.
Uji coba siaran dilakukan setiap hari pukul 08.00-23.00 WIB. Untuk dapat menikmati siaran Temanggung TV masyarakat bisa mengakses dengan mengarahkan antena ke satelit Telkom 3S.
Ia menjelaskan cara mencari channel Temanggung TV dengan mudah yaitu harus tracking satelit Telkom 3S kemudian tambah nomer frekuensi Temanggung TV secara manual di daftar transponder yakni frekuensi 3570/H/3000.
Selanjutnya lakukan scan pada transponder Temanggung TV terbaru di satelit Telkom 3S tersebut. Bisa juga melakukan blind scan pada satelit Telkom 3S yang di lock tersebut. Jika mengalami kesulitan bisa berhubungan dengan teknisi parabola terdekat .
"Hasil uji coba siaran nantinya akan kami evaluasi apakah sudah memenuhi standar kualitas maupun kuantitas siaran. Manakala belum maka akan kami lakukan perbaikan secukupnya sehingga siaran bisa berjalan baik dan lancar sejajar dengan stasiun TV yang sudah ada, terutama TV lokal," katanya.
Menurut dia uji coba siaran direncanakan sampai akhir bulan Oktober 2017 dan pada bulan November mendatang sudah bisa melakukan siaran efektif.
Ia mengatakan untuk mendapatkan gambaran tentang pembuatan konten atau materi siaran TV, pihaknya telah melakukan studi banding ke Kompas TV Jawa Barat dan Bandung TV.
Ia menuturkan dalam kegiatan studi banding sengaja memilih stasiun Kompas TV Jawa Barat yang berada di Kota Bandung dan Bandung TV yang dinilai konten siarannya cukup baik.
"Dengan melakukan studi banding di dua stasiun TV yang merupakan stasiun TV lokal bisa mendapatkan gambaran yang lebih konkrit tentang pembuatan materi siaran TV agar menarik untuk dinikmati oleh para pemirsa. Dengan demikian jika Temanggung TV sudah beroperasi secara efektif bisa memproduksi materi siaran yang baik dan menarik," katanya.

