PON - Nadia Anggraini Gagal Pecahkan Rekornas

id pon nadia anggraini gagal pecahkan rekornas

PON - Nadia Anggraini Gagal Pecahkan Rekornas

Ilustrasi (ANTARA Foto/Andika Wahyu)

Bogor, Antara Jateng - Atlet lompat tinggi putri DKI Jakarta Nadia Anggraini gagal memecahkan rekor nasional saat tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

Pada perlombaan yang dimainkan di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis, Nadia Anggraini yang juga atlet nasional itu hanya mampu melompat setinggi 1,78 meter sedangkan rekor nasional atas namanya sendiri 1,79 meter.

Begitu bisa melompat setinggi 1,78 meter Nadia yang saat itu sudah memastikan diri meraih medali emas karena lompatan lawannya berada di bawahnya, berusaha melompat setinggi 1,80 meter tetapi kesempatan tiga kali yang diberikan gagal melampaui mistar.

Tetapi Nadia Anggraini mampu memecahkan rekor PON atas nama Rumini dengan lompatan setinggi 1,76 meter. Medali perak pada nomor ini direbut atlet tuan rumah Ika Puspa Dewi dengan lompatan setinggi 1,73 meter sedangkan perunggu direbut Ni Kadek Hendrawan dario Bali 1,65 meter.

Pada nomor loncat jauh putra medali emas direbut atlet dari Bangka Belitung Suwandi dengan loncatan sejauh 7,60 meter, sedangkan perak direbut atlet DKI Jakarta Noval dengan loncatan sejauh 7,43 meter, dan perunggu direbut Rikwan Petrus dari Maluku 7,33 meter.

Hasil yang dicapai ketiga peraih medali itu gagal memecahkan rekor PON atas nama Yousan CR Lakahena sejauh 7,64 meter dan rekor nasional atas nama Agus Reza Irawan 7,85 meter.

Sementara itu pada nomor lempar lembing putra, medali emas direbut atlet Papua Agustinus Mahuze dengan lemparan sejauh 68,81 meter, medali perak direbut Agustinus Abadi juga dari Papua dengan lemparan sejauh 67,65 meter, sedangkan perunggu Abd Hafiz dari Sumatera Utara 64,61 meter.

Peraih medali emas Agustinus Mahuze hanya memecahkan rekor PON atas nama Julius Morin 67,01 meter, sedangkan rekor nasional atas nama Frans Mahuze 75,58 meter.
Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar