Ketua Panitia Kajen Expo 2014 Kabupaten Pekalongan, Siswanto, di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa nilai transaksi itu diperoleh dari sektor perdagangan dan jasa stan usaha kecil menengah, badan usaha milik daerah, pedagang kaki lima, kuliner, dan wahana permainan.
"Sejak kegiatan Kajen Expo dibuka pada 25 Agustus hingga 31 Agustus 2014, nilai transaksi naik mencapai Rp5,8 miliar," katanya.
Menurut dia, Kejen Expo 2014 telah diikuti oleh sejumlah peserta dari daerah lain sehingga nilai transaksi mengalami naik drastis dibanding tahun s ebelumnya.
"Kegiatan Kajen Expo 2014 memang berbeda dari tahun sebelumnya, selain diikuti oleh peserta dari tuan rumah juga ada berasal dari daerah lain di wilayah Nusantara dan sejumlah Kementrian RI. Jumlahnya sebanyak 424 peserta," katanya.
Ia mengatakan selain terjadi kenaikan nilai transaksi, Kajen Expo 2014 juga berdampak positif terhadap animo masyarakat berkunjung pada kegiatan promosi perdagangan dan jasa itu.
"Berdasarkan perhitungan petugas di pintu masuk, pengunjung mencapai sekitar 202 ribu orang atau naik 50 persen dibanding kegiatan tahun sebelumnya," katanya.

