RSUD Kajen butuh ruang ICU khusus anak

id Kab pekalongan

RSUD Kajen butuh ruang ICU khusus anak

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (ANTARA/HO-Dinkominfo Kab Pekalongan)

Kab. Pekalongan (ANTARA) - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menilai RSUD Kajen masih membutuhkan ruang ICU khusus anak karena ruangan yang ada sudah overload dan sangat dibutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Asip seusai meninjau RSUD Kajen didampingi Direktur Utama RSUD Kajen dr. Amrozi Taufik beserta jajaran menyusuri beberapa blok ruangan yang ada di RSUD Kajen di antaranya Ruang Mawar, Seroja, dan Poli Anak.

Di setiap ruang yang ditinjau, Bupati menyempatkan untuk menyapa para pasien dan mendoakan pasien agar cepat sembuh.

Di ruang Poli anak, Bupati melihat ruangan pasien sangat overload dan memerintahkan Direktur utama RSUD Kajen untuk menambah ruangan agar semua anak yang sakit dan dirawat di RSUD Kajen merasa nyaman dan terlayani dengan baik.

"Yang diperlukan di RSUD Kajen ini adalah ruang Poli dan ICU anak karena ruangan ini sudah overload dan sudah sangat dibutuhkan, sehingga manajemen RSUD Kajen segera akan mengajukan untuk melengkapi ruang Poli anak dan ICU khusus untuk anak," kata Bupati.

Baca juga: Asip ajak seluruh OPD tingkatkan inovasi

Dokter spesialis anak di RSUD Kajen, kata Asip, saat ini sudah ada dua dan sebentar lagi akan bertambah satu orang, sehingga jumlahnya menjadi tiga orang.

"Dengan jumlah dokter spesialis anak 3 orang tersebut, insya Alloh ruang Poli dan ICU khusus anak akan segera kita wujudkan, plus menambah ruang rawat ya," tambah Asip.

Dokter spesialis anak dr Rizal dalam kesempatan tersebut mengakui saat ini RSUD Kajen mendesak ruang ICU khusus anak dan sesuai keputusan WHO menyebutkan bahwa usia anak adalah hingga umur 18 tahun.

Terkait skema pembiayaan, Bupati Asip mengapresiasi tata kelola keuangan RSUD Kajen walaupun piutang di BPJS berjumlah Rp30 miliar.

Dikatakan Bupati, banyak rumah sakit meminjam dana dari bank karena sudah tidak kuat lagi membiayai operasional rumah sakit dikarenakan piutang di BPJS banyak.

"Alhamdulillah RSUD Kajen tidak sampai hutang bank dan masih bisa bernafas hingga hari ini. Kami berharap BPJS Kesehatan tidak terlalu lama untuk melunasi hutangnya kepada RSUD Kajen," harap Bupati.

Baca juga: 78 RTM di Kabupaten Pekalongan dapatkan sambungan listrik gratis
Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar