Batang, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 2020 mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp52,1 miliar untuk 31 paket pekerjaan berupa jalan, jembatan, dan drainase.
Bupati Batang Wihaji di Batang, Senin, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan drainase ini sebagai ikhtiar untuk mengoneksikan jalur-jalur perekonomian di daerah setempat.
"Kami menilai pembangunan akses jalan akan menghidupkan dan mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan adalah ikhtiar pencapaian tujuan pembangunan daerah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat," katanya.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur kini sebagian sudah mulai masuk pada tahap lelang melalui sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) agar semuanya diketahui secara transparan.
"Oleh karena, kami berharap semua paket pekerjaan pembangunan infrastruktur ini bisa tepat waktu, tepat mutu agar uang rakyat yang digunakan untuk membangun ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batang Ketut Mariadji mengatakan sebanyak 31 paket pekerjaan itu adalah dua paket senilai Rp10,7 miliar yang berasal dari bantuan provinsi (banprov).
"Dana banprov sebesar Rp10,7 miliar, akan digunakan sebesar Rp5 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan Pantai Jodo-Krengseng Kecamatan Gringsing dan Rp5,7 miliar untuk peningkatan ruas Jalan Tambakboyo-Pacet, Kecamatan Reban," katanya.
Adapun untuk dua paket pekerjaan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp16,7 miliar, kata dia, akan digunakan untuk pembangunan peningkatan Jalan Tulis Batiombo, Kecamatan Tulis, sebesar Rp10 miliar dan peningkatan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Batang, sebesar Rp6,7 miliar.
Ia mengatakan sebanyak 19 paket pekerjaan dengan menggunakan dana APBD senilai Rp22,8 miliar akan digunakan untuk pembangunan trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Batang, Rp3,2 miliar, pelebaran tikungan ruas Jalan Tersono-Sangubanyu Desa Pujut Rp400.juta, dan rigid Jalan Cepokokuning-Lawangaji Rp350 juta.
Kemudian, pengaspalan Jalan Dukuh Roban hingga Desa Kedungsegog sebesar Rp220 juta, pembangunan rabat beton Deles-Pranten Rp250 juta, rabat beton Jalan Ngasinan Gunungsari-Ngluwuk Deles Rp220 juta, pembangunan jalan aspal Kebon Lancip Desa Kemligi Rp270 juta, pengaspalan Jalan Desa Terban-Warungasem Rp220 juta, dan pengaspalan Jalan Desa Gondang- Duku Andongsili senilai Rp350 juta.
"Adapun uutuk pemeliharaan Jalan Pajang yang berasa dari sisa dana alokasi khusus sebesar Rp800 juta, pemeliharaan Jalan Ki Mangunsarkoro Rp1,3 miliar, dan pengaspalan Jalan Desa Wonomerto- Desa Tombo Rp2,4 miliar," katanya.
Baca juga: Dua desa di Batang sukses bangun jembatan senilai Rp1,3 miliar
Baca juga: Ini tiga wilayah pengembangan pembangunan di Batang

