Pemkab Kendal pentaskan wayang orang di TMII

id kendal,wayang orang,tmii

Pemkab Kendal pentaskan wayang orang di TMII

Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar pentas seni budaya wayang orang dengan judul Pendadaran Sokalima di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, Sabtu (12/7) malam. (Foto: Humas Pemkab Kendal)

Kendal (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggelar pentas seni budaya wayang orang dengan judul Pendadaran Sokalima di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur, sebagai salah satu upaya untuk terus mengenalkan potensi daerah ke kancah nasional dan internasional.

Hadir dalam acara yang berlangsung Sabtu (12/7) malam tersebut antara lain Bupati Kendal Mirna Annisa, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Sekda Kendal Moh Toha, DPR RI Dapil Provinsi Jawa Tengah Mujib Rohmat, Ketua DPRD Kendal beserta para anggota, para staf ahli Bupati, dan asisten setda Kendal, Kepala OPD Kendal, serta Forkopimda Kendal.

Hadir juga para camat se-Kabupaten Kendal, Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Plt. Penghubung Provinsi Jawa Tengah di Jakarta, Paguyuban masyarakat Kabupaten Kendal di Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah, serta masyarakat umum lainnya.

Baca juga: Pemkab Kendal luncurkan hotspot Wifi gratis untuk masyarakat

"Pentas seni wayang orang ini adalah pertama kalinya digelar di Anjungan Jawa Tengah TMII yang menceritakan tentang suasana Negara Hastinapura," kata Mirna Annisa.

Pagelaran pentas seni budaya wayang orang tersebut dipentaskan oleh para seniman muda duta seni Kabupaten Kendal.

Alur cerita mengajarkan mengenai ketulusan dan keihklasan berbakti kepada negara dan keluarga. Kunthi, sang ibu membuktikannya dengan kasih sayang yang sama kepada Pandawa maupun Kurawa.

Tempaan yang diberikan kepada anak-anaknya tidak ada yang berbeda, meskipun mereka berbeda. Bagi Kunthi, semuanya harus dapat memberikan jasa kepada sesama, negara, dan leluhurnya.

Budi luhur tersebut yang kemudian diwarisi oleh Pandawa dimanapun mereka berada dalam berbakti, sementara Kurawa sebaliknya terus berupaya memperdaya Pendawa, namun usaha tersebut tidak berhasil karena kesombongan berbuah kegagalan dan kemalasan menjauhkan keberhasilan. (KSM)

Baca juga: Pemkab Kendal jaga keharmonisan dengan para buruh
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar