Kendal (ANTARA) - Banjir melanda 23 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1) hingga Jumat dinihari.
BPBD Kabupaten Kendal mencatat 9.196 jiwa serta sekitar 4 ribu rumah terendam banjir dengan ketinggian antara 10 hingga 100 cm tersebut.
Banjir terparah tercatat terjadi di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
Sementara di Kecamatan Brangsong, banjir diakibatkan oleh tanggul Sungai Waridin yang jebol.
Banjir mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal sejak Kamis malam.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo, menyebut ketinggian banjir berangsur surat mulai pagi hingga siang hari.
"Di Kecamatan Ngampel, Pegandon, Brangsong, dan Kaliwungu sudah mulai surut. Tetapi kami tetap bersiaga," katanya.
Ia menyebut, petugas gabungan juga melajukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir di Kecamatan Pegandon.
Selain itu,kata dia, BPBD juga sudah mendirikan dapur umum di Kecamatan Pegandon dan Kaliwungu.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap.mewaspadai potensi cuaca ekstrim yang memicu terjadinya banjir.

