Hidupkan Pasar Kliwon, kuliner malam hari dihadirkan

id kuliner malam hari, dihadirkan, untuk menghidupkan, lantai tiga, pasar kliwon

Hidupkan Pasar Kliwon, kuliner malam hari dihadirkan

Kios di lantai tiga Pasar Kliwon Kudus, Jawa Tengah, tampak sepi dan berbeda dengan lantai dua tampak ramai, Kamis (13/6). (Foto : Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bakal menghadirkan pelaku usaha kuliner malam hari untuk menghidupkan lantai tiga Pasar Kliwon yang terdapat 300-an kios yang hingga kini belum digunakan untuk berjualan para pedagang karena minimnya pengunjung yang bersedia naik ke lantai tiga.

Menurut Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Andy Imam Santoso di Kudus, Kamis, selain akan dihadirkan pelaku usaha kuliner malam hari, lantai tiga Pasar Kliwon Kudus tersebut juga akan disediakan akses jalan yang menghubungkan langsung dari lantai dasar hingga ke lantai tiga sehingga pengunjung mudah menuju ke lantai tiga.

"Akses menuju lantai tiga akan ditambah agar pengunjung lebih mudah menuju lantai tiga," ujarnya.

Selain akan menghadirkan usaha kuliner malam hari, sejumlah pedagang yang sebelumnya terdaftar menempati kios tersebut juga menyatakan siap berjualan.

Ia mengakui sudah berkomunikasi dengan beberapa pedagang yang sebelumnya memang berencana menempati kios di lantai tiga Pasar Kliwon tersebut.

"Mudah-mudahan setelah tersedia akses jalan yang lebih memudahkan pengunjung untuk naik ke lantai tiga serta adanya kuliner yang beroperasi hingga malam hari bisa menghidupkan lantai tiga tersebut," ujarnya.

Beberapa pedagang menilai sepinya pengunjung yang bersedia naik ke lantai tiga karena akses jalan yang kurang mendukung.

Untuk itulah, kata dia, dalam waktu dekat akan dibuatkan akses jalan yang lebih baik dan memudahkan pengunjung untuk menuju lantai tiga.

Berdasarkan pantauan hari ini (13/6), dari 300-an kios yang ada di lantai tiga Pasar Kliwon tercatat hanya hitungan jari yang kiosnya terdapat banner tulisan nama kios dan jenis jualannya, sedangkan lainnya tidak ada dan mengesankan memang tidak pernah ada aktivitas.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan juga menawarkan kepada pelaku UMKM menempati kios tersebut tanpa dipungut biaya sewa selama enam bulan sejak bulan September 2017 hingga Maret 2018, namun minim peminat. ***1***
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar