Batang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mencanangkan destinasi kampung buah bandung di Kecamatan Pecalungan sebagai salah satu tempat kunjungan wisatawan.
Bupati Batang Wihaji di Batang, Selasa, mengatakan bahwa wilayah Desa Bandung yang berada pada ketinggian 200 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan kondisi geografis perbukitan sangat cocok untuk ditanami jenis buah-buahan.
"Oleh karena, kami akan mencanangkan destinasi kampung buah di Desa Bandung, meski pada saat ini masih tahap penataan. Akan tetapi jika kita lihat potensinya sangat bagus dan bisa menjadi kompetitor kampung buah dari dari daerah lain," katanya.
Menurut dia, saat ini ada sekitar 12 jenis buah yang dibudidayakan oleh warga Desa Bandung, antara lain jambu kristal merah, jambu kristal biji merah, jambub air, durian, klengkeng, pete, mangga, jeruk, dan pepaya.
"Oleh karena, kami akan melakukan pendampingan agar tanaman buahnya bisa tumbuh dengan bagus dan tetap subur, serta nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga setempat," katanya.
Kampung buah bandung Desa bandung, Kecamatan pecalungan, kata dia, d kelola oleh pemerintah desa dengan melibatkan kelompok tani dan masyarakat.
"Kami berharap nantinya kampung buah Desa Bandung tidak hanya sebagai tempat destinasi saja tetapi juga sebagai tempat edukasi pelajar maupun masyarakat dalam pembudidayaan tanaman buah agar memiliki nilai manfaat yang lebih," katanya.
Kepala Desa Bandung Kholidun mengatakan kampung buah memiliki lahan yang relatif cukup luas yaitu sekitar 5,5 hektare yang tersebar di sejumlah titik.
"Hampir semua tanaman buah setiap hari ada yang berbuah. Oleh karena, kami berharap ke depan setelah akses infrastruktur diperbaiki, kami akan membangun arena bermain anak-anak dan taman bunga di sekitar destinas kampung buah," katanya.

Wisata buah, kunjungi Kampung Buah Bandung di Batang

Batang - Bupati Batang Wihaji bersama Kepala Desa Bandung Kholidun berkunjung ke lokasi budidaya tanaman buah di Desa Bandung yang nantinya akan dicanangkan sebagai destinas kampung buah. (Foto: Kutnadi)
