STPP Magelang rayakan Dies Natalis Ke-16

id Stpp, dies natalis

STPP Magelang rayakan Dies Natalis Ke-16

Pemotongan tumpeng dalam Dies Natalis Ke-16 STPP Magelang. (Foto: STPP Magelang)

Magelang - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) dengan menggelar upacara pembukaan di lapangan kampus Magelang Jalan Magelang-Kopeng KM 7 Kabupaten Magelang, Selasa (21/8).

Upacara pembukaan dies natalis tersebut  berlangsung sukses.

Dengan mengusung konsep potong tumpeng yang dibawa bersama dengan iringan drumband Gita Taruna Bhumi, acara itu mengusung tema "Menumbuhkan Kesadaran Pribadi dalam Membangun Karakter Mahasiswa Peternakan Indonesia yang Bemental Kuat dalam Persaingan Global”.

"Harapanya dengan tema tersebut akan memicu kesadaran mahasiswa dalam kerja Ikhlas untuk selalu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan mempunyai akhlak yang mulia," ujar Mukhlasin selaku Ketua Panitia Dies Natalis Ke-16 STPP Magelang. 

Opening ceremony adalah salah satu subkegiatan dies natalis dengan tujuan  untuk mengenalkan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian yang bertansformasi menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian Magelang.

"Dies natalis ke-16 ini merupakan ulang tahun terakhir kita sebagai Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang. Tahun depan kita akan memulai dies natalis yang baru dengan satus Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang. Harapannya dies natalis kali ini dapat menjadi dies natalis terakhir yang sangat berkesan untuk kita semua," kata Naufal dalam sambutannya sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dies natalis dimulai pada 21 Agustus sampai 22 September 2018. Banyak kegatan yang akan dilaksanakan untuk dies natalis kali ini, mulai dari donor darah, lomba 17 Agustus, seminar, dan STPP Cup, yang terakhir ditutup dengan malam puncak dies natalis.

Pada opening ceremony ini tumpeng dipotong oleh Wakil Ketua 2 Drh. Yudiani Rina Kusuma, MP, didampingi Wakil  Ketua 3 Teguh Susilo, S. PT. M.Si. (sttp/tantyanuar)

Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar