Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo di Wonosobo, Minggu, mengatakan melalui puncak Bukit Cengkul Sari pengunjung dapat menikmati keindahan matahari terbenam (sunset) yang tidak kalah dengan matahari terbit di Bukit Sikunir.
"Pemandangannya luar biasa, dan tempatnya juga tidak sulit dijangkau, karena tidak begitu jauh dari Desa Buntu, Kecamatan Kejajar," katanya.
Ia menuturkan dari atas bukit yang berada di ketinggian sekitar 1.900 meter di atas permukaan laut itu pemandangan sangat mempesona.
Melalui bukit tersebut pengunjung dapat menikmati hijaunya lereng Gunung Sindoro, serta kawasan dataran tinggi Dieng yang tampak di kejauhan persis di sebelah barat, Telaga Menjer beserta hamparan perbukitan yang melingkupinya juga terlihat berkilau diterpa sinar matahari.
"Kami sangat apresiatif terhadap upaya Pemdes Buntu membuka kawasan itu sebagai wahana wisata alam baru. Desa Buntu selama ini dikenal dengan pluralismenya maka semakin menarik minat wisatawan dengan adanya Cengkul Suri," katanya.
Menurut dia keindahan alam yang tersaji di Desa Buntu sudah terlihat di sepanjang jalur menuju puncak bukit di punggung Sindoro tersebut.
"Jika dikembangkan, sebaiknya dibangun dulu semacam tempat istirahat bagi wisatawan di jalur menuju Cengkul Suri, karena saya melihat keindahan alam yang terhampar juga tidak kalah menarik," katanya.
Selain area persawahan milik penduduk, para pengunjung bisa menikmati hamparan perkebunan teh milik PT Tambi yang berada di seberang Desa Buntu.
Di jalur tersebut, katanya, bisa pula dibangun gazebo-gazebo untuk istirahat dan dilengkapi dengan kedai yang menyediakan jajanan dan minuman khas desa Buntu sehingga pengunjung merasa nyaman dan kerasan berada di Desa Buntu.

