Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menargetkan proyek perbaikan Jalan Samudra yang bersumber dari dana bantuan keuangan sebesar Rp3,9 miliar selesai pada 13 Desember 2022.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan Bambang Sugiarto di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa proyek yang sudah dilaksanakan sejak 16 Agustus 2022 kini sudah terealisasi 38,66 persen.
"Sebelum dilaksanakan peningkatan, ruas Jalan Samudra masih menggunakan aspal dan terdapat rembesan mata air dari laut sehingga memicu pengikisan material aspal," katanya.
Ia mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan sejumlah ruas jalan di wilayah pesisir utara yang terdampak rembesan air laut atau rob agar aktivitas warga berjalan lancar sekaligus menjaga kondisi tanggul.
Selama ini, kerusakan ruas Jalan Samudra, kata dia, lebih banyak dipengaruhi dampak air rob yang besar sehingga mengikis material aspal. "Kerusakan ruas jalan itu bukan dari beban kepadatan lalu lintas kendaraan namun karena tergenang rob cukup besar," katanya.
Dikatakannya, warga merasa khawatir tanggul yang ada di sekitar wilayah tersebut jebol jika akses jalan terus tergenang air rob.
Peningkatan Jalan Samudra sepanjang 1.300 meter dengan lebar variatif disesuaikan dengan eksisting lebar jalan dari 4,5 meter hingga 6,9 meter, dan peninggian jalan 30 cm-40 cm menggunakan teknik cor dengan beton.
"Kami berharap pengerjaan ruas Jalan Samudra bisa tepat waktu dan sesuai dengan kualitas, serta kuantitasnya," katanya.

