Diamuk angin kencang, 70 warga Pakis Magelang mengungsi

id angin kencang magelang,warga magelang mengungsi

Diamuk angin kencang, 70 warga Pakis Magelang mengungsi

Rumpun bambu tumbang di jalan Ngablak-Magelang akibat angin kencang. ANTARA/dok. pribadi

Magelang (ANTARA) - Puluhan warga Desa Pogalan, Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengungsi karena terjadi angin kencang, kata Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto.

Edy di Magelang, Senin, mengatakan angin kencang terjadi sejak Minggu (20/10) sore dan sampai sekarang masih berlangsung.

"Berdasarkan keterangan warga angin ribut mulai kemarin sore sekitar pukul 17.00 WIB dan sekitar pukul 20.00 WIB angin bertambah besar," katanya.

Baca juga: Puluhan rumah di Kudus rusak diterjang angin kencang

Ia menuturkan karena warga khawatir terjadi sesuatu terhadap rumahnya, sekitar 70 orang mengungsi di Puskesmas Pakis.

"Mereka yang mengungsi dari Dusun Kenditan dan Cetokan Desa Pogalan, Kecamatan Pakis," katanya.

Ia mengatakan akibat angin kencang tersebut sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian atap, selain itu juga banyak pohon tumbang.

Ia menuturkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan rumah rusak.

"Data masih terus berkembang, karena angin kencang masih berlangsung," katanya.

Ia mengatakan petugas BPBD bersama masyarakat melakukan penanganan pohon tumbang.

Baca juga: Angin kencang rusak rumah dan tumbangkan pohon di Magelang
Baca juga: BPBD: Angin kencang terjang Banyumas

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar