Pemkab siap bantu pengujian kelayakan perahu wisata Bendungan Logung

id pemkab kudus, bantu pengujian, kelayakan perahu wisata, bendungan logung

Pemkab siap bantu pengujian kelayakan perahu wisata Bendungan Logung

Sejumlah perahu warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditambatkan di tepi Bendungan Logung Kudus, Rabu (19/6). (Foto : Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap memfasilitasi pengujian kelayakan perahu wisata yang beroperasi di kawasan Bendungan Logung Kudus karena menyangkut keselamatan wisatawan yang memanfaatkan jasa perahu wisata.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara maupun Pati karena di kedua daerah tersebut juga memiliki wilayah laut yang mengurusi soal kelaikan perahu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil di Kudus, Rabu.

Bahkan, lanjut dia, di Kabupaten Jepara juga terdapat perahu wisata yang melayani pengantaran wisatawan dari Pantai Bandengan menuju Pulau Panjang atau sebaliknya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat akan didatangkan tim yang akan menguji kelayakan perahu wisata milik warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus yang beroperasi di kawasan Bendungan Logung Kudus.

Dari 22 perahu wisata yang beroperasi, kata dia, tidak semuanya dipesan dari tempat yang spesialis membuat perahu sehingga harus diuji kelaikannya demi menjamin keselamatan penumpang.

Baca juga: Pemilik perahu wisata Bendungan Logung sepakat hentikan aktivitas

Warsidi, salah satu pemilik perahu wisata mengakui perahu miliknya merupakan beli baru dari Pacitan, Jawa Timur yang terbuat dari bahan fiber.

"Desainnya memang khusus untuk angkutan penumpang jarak dekat," ujarnya.

Kapasitas penumpangnya, lanjut dia, sekitar delapan orang termasuk nahkoda, namun Dishub Kudus merekomendasikan maksimal penumpang yang diangkut sebanyak enam orang.

Demi keselamatan penumpang, kata dia, arahan Dishub Kudus dipatuhi, mengingat perahunya juga belum mendapatkan surat kelaikan.

Adanya rencana pengujian kelaikan perahu, dia menyambutnya dengan senang hati sehingga perahunya ada legalitasnya dan penumpang juga mendapat jaminan keselamatan.

Teguh, pemilik perahu lainnya mengakui perahunya dibuat di bengkel las sehingga belum bisa memastikan apakah nantinya memenuhi persyaratan kelayakan untuk dioperasikan atau tidak.

Untuk menjamin keselamatan penumpang, kata dia, semua penumpang diwajibkan memakai jaket pelampung.

Baca juga: Belum penuhi standar keamanan, perahu wisata di Bendungan Logung dilarang beroperasi
 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar