Sistem self service di SPBU masih menyulitkan warga

id spbu,self service

Sistem self service di SPBU masih menyulitkan warga

Salah satu konsumen sedang mencoba layanan "self service" di SPBU Pertamina Kaligarang (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)

Semarang (Antaranews Jateng) - Pengisian bahan bakar minyak (BBM) dengan sistem mengisi sendiri (self service) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Kaligarang masih membuat beberapa masyarakat mengalami kesulitan.

"Saya cukup bingung waktu proses pengisian tadi. Bensinnya sempat keluar dari tangki bensin. Saya bukan dari daerah sini, jadi ini pengalaman pertama," kata seorang konsumen Dewi (49) di Semarang, Selasa.

Sebagian besar dari mereka yang masih terlihat kesulitan menggunakan sistem self service tersebut adalah masyarakat yang berusia tua. Namun, tidak jarang juga masyarakat berusia muda yang terlihat kesulitan saat mengisi kendaraan bermotornya dengan sistem self service.

Alasan mereka adalah belum mengetahui cara penggunaannya. Mereka juga kesulitan karena tuas pegangan selang (nozzle) harus berulang kai ditekan sebelum berhasil mengisi.

"Saya sudah beberapa kali kesini. Tapi masih sering gugup dan kesulitan juga, karena bensinnya kadang tidak mau keluar. Masih mending dilayani sih," kata seorang mahasiswa Ahmad (21).

PT Pertamina (Persero) MOR IV Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta telah menerapkan sistem self service di SPBU Kaligarang sejak 16 Februari 2017.
     
Pihak SPBU sendiri telah memasang papan petunjuk pengisian bahan bakar di area dispenser BBM.

Langkah pengisian bahan bakar dengan sistem self service yaitu konsumen melakukan pembayaran terlebih dahulu di kasir.Kemudian, konsumen menempatkan kendaraan sesuai dengan arahan petugas kasir. Setelah itu konsumen bisa mengangkat nozzle dan melakukan pengisian BBM kedalam tangki kendaraan.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar