380 Perusahaan Baru Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan

id bpjs ketenagakerjaan

380 Perusahaan Baru Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan

Ilustrasi-- BPJS ketenagakerjaan

Semarang, ANTARA JATENG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit mencatat ada 380 perusahaan baru yang mendaftarkan kepesertaan para pekerjanya sepanjang tahun ini.

"Untuk perusahaan baru tahun ini ada 380 perusahaan. Jadi, sekarang ada 2.625 perusahaan sebagai peserta aktif," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit Yosef Rizal di Semarang, Selasa.

Hal tersebut diungkapkannya di sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-40 BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit yang diisi dengan berbagai kegiatan.

Meski sudah 2.625 perusahaan yang terdaftar sebagai peserta aktif, diakuinya jumlah tersebut masih 80 persen dari jumlah yang ditargetkan untuk tahun ini sehingga akan terus dimaksimalkan untuk mencapai target.

"Baru 85 persen dari yang ditargetkan memang. Namun, kami memang belum menghitung data November sampai awal Desember 2017. Yang jelas, kami tetap optimistis target bisa terpenuhi hingga akhir tahun ini," katanya.

Yosef mengharapkan masyarakat pekerja yang selama ini belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan bisa mendaftarkan diri sebagai peserta sehingga semua tenaga kerja di wilayah cabang Semarang Mapajahit bisa tercover.

"Kalau ditotal dari seluruh tenaga kerja yang ada di wilayah kerja kami, sekitar 65 persennya sudah menjadi peserta. Masih ada 35 persen yang belum menjadi peserta sehingga terus kami dorong untuk mendaftar," katanya.

Pada perayaan HUT ke-40, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit juga membagikan berbagai hadiah dan suvenir bagi masyarakat dan peserta yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panitia.

Salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan, Fitri berharap BPJS Ketenagakerjaan bisa terus memberikan pelayanan yang lebih baik untuk para tenaga kerja seiring dengan usianya yang semakin bertambah matang.

"Kebetulan, hari ini saya mau mencairkan JHT (Jaminan Hari Tua) karena sudah tidak bekerja lagi setelah melahirkan. Ya, semoga saja proses klaimnya lancar karena semua persyaratan juga sudah saya bawa," katanya. 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar