2017, Polres Temanggung Targetkan Ungkap Dua Kasus Korupsi

id polres temanggung, ungkap korupsi

2017, Polres Temanggung Targetkan Ungkap Dua Kasus Korupsi

Ilustrasi korupsi (ANTARA/Andika Wahyu)

Temanggung, ANTARA JATENG - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, pada 2017 menargetkan minimal dapat mengungkap dua kasus korupsi di daerah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Suharto di Temanggung, Jumat, mengatakan saat ini baru berjalan proses penyidikan kasus korupsi dana bansos, dan belum ditetapkan tersangkanya.

"Kami baru berjalan, mudah-mudahan dalam minggu ini ekspose ke Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP)," katanya.

Pihaknya belum mau menyebutkan instansi yang dimaksud, namun sudah mengamankan sebagian barang bukti.

"Instansinya nanti saja kalau sudah jelas, tetapi barang bukti sudah saya amankan sebagian," katanya.

Terkait dengan jumlah kerugian dari kasus dana bansos tersebut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum.

"Jumlah kerugian negara kami perkirakan lebih dari Rp100 juta, namun kami akan koordinasi dengan DPU," katanya.

Pada 2016 Polres Temanggung bisa mengungkap dua kasus korupsi dan kasusnya sudah divonis di Pengadilan Negeri Temanggung.

"Dua kasus korupsi tersebut, yakni dana desa dan dana aspirasi dan kedua kasus itu sudah selesai," katanya.

Ketua Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Temanggung yang juga Wakapolres Temanggung Kompol Dax Imanuelle mengatakan hingga saat ini belum menemukan kasus pungli di institusi Temanggung.

Pihaknya tetap melaksanakan sosialisasi tentang saberpungli, terutama kepada guru, aparat desa terkait masalah penggunaan dana desa.

"Kami juga melakuksan sosialisasi pada pihak yang menangani masalah pertanahan, KIR kendaraan, layanan publik, baik di institusi polri maupun pemda," katanya.

Ia berharap dengan adanya saberpungli dapat menekan angka pungutan liar.

"Kalau mereka takut hukum seharusnya tidak melakukannya, tetapi semua itu tergantung individu masing-masing," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar