Dinas Pertanian periksa kesehatan ternak di kawasan banjir

id kesehatan ternak, banjir

Dinas Pertanian periksa kesehatan ternak di kawasan banjir

Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus menyuntikan vitamin ke punggug kerbau sebagai upaya mencegah serangan penyakit karena kawasan kadang komunal di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, yang baru saja dilanda banjir, Selasa (25-2-2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak yang ada di kawasan terdampak banjir guna memastikan tidak ada hewan ternak yang terserang penyakit, Selasa.

Hewan ternak yang menjadi sasaran pemeriksaan merupakan hewan kerbau yang terdapat di kandang komunal di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

"Total hewan ternak yang ada di sentra peternakan kerbau di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor mencapai 125 ekor kerbau," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Indriatmoko ditemui di sela-sela mengecek kesehatan hewan kerbau di kandang komunal di Desa Pasuruhan Lor, Kudus, Selasa.

Ia mengungkapkan kandang komunal di Desa Pasuruhan Lor tersebut memang sempat dilanda banjir, sehingga perlu ada pengecekan kesehatan kerbaunya.

Baca juga: Jaga kesehatan ternak, Boyolali gelar pemeriksaan dan pengobatan sapi gratis

Dari hasil pengecekan kesehatan kerbau yang ada di kandang komunal tersebut, lanjut dia, tidak ditemukan adanya kerbau yang menderita sakit.

Meskipun demikian, pemberian suntik vitamin tetap diberikan kepada kerbau yang ada di kandang komunal tersebut dengan harapan tidak mudah terserang penyakit.

Adapun penyakit yang biasa menyerang kerbau, yakni mata sering keluar air serta penyakit kembung.

Ia mengakui hewan kerbau merupakan hewan semi akuatik atau sebagian hidupnya di air, namun saat banjir airnya tentu bisa tercemar oleh berbagai organisme penjangkit penyakit sehingga harus dipastikan kesehatannya.

Sukiman, salah satu pemilik lima ekor kerbau di kandang komunal Desa Pasuruhan Lor mengakui semua kerbau miliknya memang dalam kondisi sehat.

Hal itu, lanjut dia, dibuktikan dengan hasil pengecekan petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan tidak ditemukan adanya penyakit.

Sebelumnya, kata dia, banjir memang sempat menggenangi kompleks kandang komunal di Desa Pasuruhan Lor, namun tidak sampai masuk kandang karena lebih tinggi.

Akses jalan menuju kandang, kata dia, memang tergenang, namun saat sekarang sudah mulai surut, meskipun tak jauh dari kandang masih terlihat ada genangan banjir.

Sumono, pemilik kerbau yang lainnya mengakui tiga ekor kerbau miliknya juga ikut diperiksa dan diberikan suntikan vitamin, meskipun tidak ada yang sakit.

Meskipun demikian, dia berterima kasih karena dilakukan pemeriksaan kesehatan kerbau, pascabanjir.

Baca juga: Jelang Idul Adha,Pemkab Pekalongan intensifkan pemeriksaan kesehatan hewan ternak
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar