Magelang, Antara Jateng - Perumahan Bumi Menoreh di Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu sore terendam banjir akibat luapan air dari Sungai Caren.
Luapan air dari Sungai Caren mulai naik pada pukul 17.00 WIB dan menggenangi rumah warga Perumahan Bumi Menoreh, Desa Menoreh, Kecamatan Salaman.
Danramil 20 Salaman Kodim 0705/Magelang Kapten Inf Adi Sanyoto bersama lima orang anggotanya yang berada di lokasi banjir mengimbau warga untuk tetap waspada.
Di lokasi banjir tersebut, Danramil bersama warga ikut menyelamatkan ternak milik warga yang hampir saja terseret arus air.
Di Kecamatan Salaman dan sekitarnya hujan terjadi sejak siang hari mengakibatkan debit air Sungai Caren meningkat drastis sehingga tidak lagi mampu menampung air hujan dan meluap.
Air meluap hingga ke lahan persawahan, perkebunan, dan perumahan warga.
Adi menyebutkan rumah yang terendam, antara lain milik
Bambang (48) di Perumahan Bumi Menoreh yang terendam air sekitar satu meter serta kandang kambing hanyut terbawa arus.
Kemudian rumah milik Rodli (54) dan rumah Setiyono di Dusun Jurusawah, Desa Menoreh Kecamatan Salaman.
Ia menuturkan akibat banjir tersebut barang-barang atau perabot rumah tangga banyak yang terendam air karena tidak sempat diselamatkan, karena luapan air secara mendadak.
Selain itu, katanya ada kandang kambing yg terbawa arus, namun tiga ekor kambing di dalam kandang dapat diselamatkan.
Selain banjir, di Dusun Basongan RT 05/05 Desa Kalisalak, Kabupaten Magelang terjadi tanah longsor. Rumah ukuran 9 x 9 milik Supandi yang dihuni enam orang roboh terkena longsoran tanah.
Selain rumah, kambing peliharaan Supandi sebanyak tiga ekor mati akibat tertimbun longsor.
Sersa Jamilan, Babinsa Kalisalak bersama relawan dan warga mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Ia menuturkan rencananya besok akan dilaksanakan kerja bakti membantu korban longsor tersebut.

