Wonogiri, Antara Jateng - Dokter hewan Esthi Oktavia Wara Hapsara yang bekerja di objek wisata Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tewas diseruduk gajah di lokasi wisata tersebut, Rabu.
Menurut Kepala Polres Wonogiri AKBP Windro Akbar Panggabean, kejadian tersebut berawal korban hendak berfoto dengan kedua ekor gajah bentina dan jantan, Rabu, sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat itu kedua gajah dibawa ke lapangan latihan adaptasi sekitar pukul 07.00. Kedua hewan besar itu akan dilatih pawang. Gajah betina didampingi pawang Febri, sedangkan jantan oleh pawang Umar dan Arif.
Korban yang hendak foto dengan gajah jantan berjarak sekitar 1 meter itu tiba-tiba menyeruduk korban, mengenai tubuhnya hingga korban tersungkur.
Korban sempat ditolong pedagang setempat, tetapi saat dia mau mengambil handphone-nya yang terjatuh, gajah kembali menyeruduk korban untuk kedua kalinya hingga terjatuh.
"Gajah jantan itu, kembali menyerang korban mengenai tubuh korban hingga tersungkur dan meninggal di lokasi kejadian," kata Kapolres.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk pengelola objek wisata Gajah Mungkur tersebut untuk mengetahui apakah kejadian itu, apakah akibat kelalaian atai kecelakaan murni.
"Kami masih dalam pemeriksaan kejadian itu. Apakah berfoto dengan gajah di objek wisata itu sudah sesuai dengan 'standard operating procedure' (SOP) atau belum," katanya.
Menuru Kapolres, jika belum masuk SOP, maka kejadian tersebut merupakan akibat kelalaian oleh pengelola wisata sehingga harus diproses sesuai hukum.
Namun, kata Kapolres jika sudah masuk SOP, maka hal tersebut dapat masuk akibat murni kecelakaan.
Oleh kerena itu, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan semua saksi yang berada di objek wisata Gajah Mungkur untuk mengetahui kejadian yang menyebabkan satu korban meninggal.
Drh. Esthi Oktavia Wara Hapsari, 25 tahun, merupakan warga Gemawang RT 1 RW 1 Nadi, Bulukerto Wonogiri.

