Cuaca Bersahabat, Produksi Ikan Melesat

id Cuaca Bersahabat, TPI Pekalongan

Aktivitas lelang ikan di TPI Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto; ANTARAHJATENG.COM/Kutnadi)

Pekalongan, ANTARA JATENG - Produksi ikan yang dilelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, selama dua hari terakhir ini mulai melesat seiring dengan membaiknya kondisi cuaca di perairan laut.

Kepala TPI Kota Pekalongan Sugiyo di Pekalongan, Rabu, mengatakan produksi ikan pada Rabu (15/11) mencapai 31 ton atau senilai Rp456 juta atau naik dibanding hari sebelumnya 24 ton ikan atau senilai Rp396 juta.

"Kami memperkirakan aktivitas lelang ikan akan terus ramai karena saat ini memasuki masa `petengan` (gelap). Dengan kondisi seperti sekarang ini maka para nelayan akan lebih mudah menangkap ikan," katanya.

Menurut dia, produksi 31 ton ikan itu berasal dari hasil tangkapan lima kapal nelayan jenis "Arek-Arek" dan empat kapal cakalan berbobot 30 gross tonage (GT).

"Adapun untuk jenis kapal pursesaine berbobot 60 GT, kami memperkirakan mulai berlabuh akhir November hingga Desember 2017," katanya.

Ia mengatakan saat ini harga ikan di TPI masih relatif stabil, yaitu ikan tongkol Rp17.500 per kilogram, layang Rp17.500/ kilogram, banyar Rp23 ribu/ kilogram, dan bawal atau dorang Rp50 ribu per kilogram.

Kendati demikian, kata dia, untuk target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor TPI Rp6 miliar diperkirakan tidak tercapai karena adanya beberapa permasalahan yang dihadapi oleh para nelayan.

Menurut dia, hingga Oktober 2017, PAD dari sektor TPI hanya baru mencapai sekitar Rp3,7 miliar dari target yang ditentukan Rp6 miliar.

"Kami pesimistis target PAD 2017 sebesar Rp6 miliar akan terlampaui. Kendati demikian, dengan menyisakan waktu sekitar 1,5 bulan ini, target PAD 2017 mungkin saja dapat tercapai karena pada November dan Desember biasanya banyak kapal masuk ke pelabuhan," katanya. ***1**



Sigit Pinardi

(U.KR-KTD/B/S024/S024) 15-11-2017 13:02:51
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar