Update COVID-19 di Indonesia: 161.065 sembuh, dan 225.030 positif

id Satuan Tugas (Satgas) Penanganan,covid 19,indonesia

Update COVID-19 di Indonesia: 161.065 sembuh, dan 225.030 positif

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membagi-bagikan masker dan kantong PHBS dalam rangka kampanye penggunaan masker dan protokol kesehatan di Persimpangan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan sampai dengan 15 September 2020, pukul 12.00 WIB, pasien sembuh dari penyakit COVID-19 tercatat bertambah 2.660 orang, sehingga total sembuh menjadi 161.065 orang.

Berdasarkan data yang dihimpun sampai dengan Selasa, pukul 12.00 WIB, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tercatat bertambah 3.507 menjadi total 225.030 orang, sedangkan korban meninggal tercatat bertambah 124 orang menjadi total 8.965 orang.

Berdasarkan distribusi jumlah kasusnya, DKI Jakarta mencatatkan penambahan jumlah pasien sembuh terbanyak, yaitu 981 orang, dengan tambahan kasus positif 1.076 orang dan meninggal 32 orang.

Kemudian, Jawa Timur melaporkan pasien sembuh baru 338 orang dengan tambahan positif 378 orang dan meninggal 32 orang, Jawa Barat 257 orang sembuh dengan 347 orang positif dan enam orang meninggal, Jawa Tengah 187 sembuh baru dengan tambahan 198 orang positif dan 12 orang meninggal.

Berikutnya, Aceh mencatat 145 pasien sembuh dengan 140 orang terkonfirmasi positif baru dan enam orang meninggal, Sumatera Utara 90 kasus sembuh dengan 249 orang positif dan enam orang meninggal, sementara Sumatera Barat mencatat 86 orang sembuh dengan 128 kasus positif dan lima orang yang meninggal akibat COVID-19.

Lebih lanjut, ada delapan provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10 orang. Sementara itu, pada Selasa (15/9) ini Satgas COVID-19 mencatat tidak ada provinsi yang melaporkan tidak adanya tambahan pasien COVID-19.

Kemudian, Satgas COVID-19 juga mencatat jumlah suspect sebanyak 99.634 orang dengan 493 kabupaten/kota yang telah terdampak di 34 provinsi.

Sementara itu, spesimen yang telah diperiksa sebanyak 42.636 spesimen. Sehingga total spesimen yang telah diperiksa, baik dengan menggunakan pemeriksaan realtime PCR ("polymerase chain reaction") dan tes cepat molekuler (TCM) mencapai 2.715.346 spesimen secara akumulatif.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar