RSUP dr. Kariadi klarifikasi hoaks di medsos terkait pasien terinfeksi virus corona

id RSUP Kariadi Semarang,virus corona,Hoaks pasien terduga corona

RSUP  dr. Kariadi klarifikasi hoaks di medsos terkait pasien terinfeksi virus corona

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP dr Kariadi Nurdopo Baskoro. ANTARA/Wisnu Adhi

Semarang (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi, Kota Semarang, Jawa Tengah, menyampaikan klarifikasi mengenai hoaks yang beredar di berbagai media sosial terkait dengan pasien yang terinfeksi virus corona (novel Coronavirus/nCov).

"Dapat kami sampaikan bahwa info berupa potongan video yang beredar di medsos mengenai lima pasien suspect Corona itu hoaks dan tidak benar," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP dr.Kariadi Nurdopo Baskoro saat dihubungi melalui telepon dari Semarang, Ahad.

Ia menjelaskan bahwa potongan video yang berisi hoaks itu diambil dari penayangan berita tentang simulasi penanganan pasien yang terinfeksi virus corona dari salah satu stasiun televisi nasional beberapa hari lalu.

Baca juga: RSUD Kudus siapkan ruang isolasi untuk pasien terinfeksi virus corona
Baca juga: 37 pekerja asal Tiongkok bekerja di Batang

"Berita simulasi penanganan pasien virus corona di RSUP dr Kariadi itu dimuat di Kompas TV dan dipotong oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menjadi informasi yang tidak valid," ujarnya.

Terkait dengan beredarnya hoaks mengenai lima pasien terinfeksi virus Corona yang seorang diantaranya disebutkan meninggal dunia itu, RSUP dr.Kariadi Semarang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada serta tidak ikut serta menyebarkan hoaks.

Masyarakat juga diminta mengecek dulu kebenaran mengenai berbagai informasi yang diterima dan tidak turut serta membuat video editan yang meresahkan semua pihak.

Seperti diwartakan, konten video yang diunggah ramai-ramai oleh warganet di berbagai media sosial itu merupakan berita video milik Kompas TV.

Konten-konten video yang diunggah oleh berbagai akun media sosial telah disunting dan hanya menyisakan bagian awal berita video.

Durasi konten video di akun media sosial hanya 36 detik. Durasi itu berbeda dengan konten asli berita video Kompas TV yaitu dua menit 12 detik.

Dalam 36 detik pertama, Kompas TV belum menjelaskan kegiatan penanganan pasien yang diduga telah terinfeksi virus corona itu merupakan rangkaian simulasi yang digelar Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang.

Dalam kanal YouTube resmi mereka, Kompas TV menuliskan judul unggahan video "RS Kariadi, Semarang Gelar Simulasi Penanganan Pasien Virus Corona".

Dalam tayangan awal video itu hingga detik ke-44, sub-judul berita tertulis "4 Dirawat Di Ruang Isolasi, 1 Meninggal".

Namun pada detik ke-45, Kompas TV menulis sub-judul berita "RSUP dr Kariadi Simulasi Perawatan Pasien Virus Korona".

Baca juga: RSUP dr. Kariadi siapkan ruang isolasi pasien terinfeksi virus corona
Baca juga: Masyarakat diimbau tak panik terkait penyebaran virus corona
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar