Pasarkan produk UMKM, Pemkab Batang gandeng Alfamart

id Pemkab Batang, Alfamart

Pasarkan produk UMKM, Pemkab Batang gandeng Alfamart

Manajer Regional Corporate Communication PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Muhammad Afran (kaos merah) menyatakan pihaknya siap menampung produk lokal UMKM dan IKM. (Foto: Kutnadi)

Sudah ada 200 produk UMKM yang berupa produk makanan ringan (snack) masuk di Alfamart yang hingga kini masih terus kita jual pada konsumen
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang bergerak pada bidang distribusi eceran produk konsumen dengan mengoperasikan jaringan mini market, dengan nama "Alfamart" siap memasarkan produk usaha mikro kecil dan menengah.

Bupati Batang Wihaji di Batang, Senin, mengatakan bahwa pemkab menyambut baik kehadiran retail modern di wilayah setempat untuk ikut memasarkan produk-produk UMKM dan industri kecil menengah (IKM).

"Melalui hubungan yang saling menguntungkan antara pedagang UMKM maupun pengusaha toko modern maka keduanya bisa berkembang bersama dan pastinya akan berkontribusi positif pada pertumbuhan perekonomian bangsa," katanya.

Baca juga: UMKM di Surakarta terus diperkuat untuk dukung pariwisata

Manajer Regional Corporate Communication PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Muhammad Afran mengatakan pada tahun ini, Alfamart siap menampung produk-produk lokal UMKM binaan dinas perindustrin dan perdagangan di masing-masing daerah.

"Sudah ada 200 produk UMKM yang berupa produk makanan ringan (snack) masuk di Alfamart yang hingga kini masih terus kita jual pada konsumen," katanya.

Ia mengatakan pihaknya tidak memiliki persyaratan yang sulit dan selayaknya untuk menerima pasokan produk UMKM dan IKM.

Baca juga: Ekspo Gemawang Gandem Temanggung dorong pertumbuhan UMKM

Produk UMKM dan IKM cukup mengantongi sertifikat produksi pangan, industri rumah tangga (SPP-IRT) label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kita akan memudahkan produk lokal UMKM dan IKM di jual di Alfamart selama tempat berjualan masih cukup menampung produk. Adapun, sekarang ini hanya produk makanan yang sudah direkomendasikan dari Dinas perindustrian dan Perdagangan di setiap daerah," katanya.

Ia menambah melalui kerja sama ini maka pelaku UMKM dan Alfamart bisa maju dan tumbuh bersama dengan warga sekitar.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan bidik kepesertaan pelaku UKM
Baca juga: Citibank mendukung pengembangan UMKM di Semarang
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar