Solo, ANTARA JATENG - Mantan rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) masa jabatan 1995-2003 Haris Mudjiman meninggal dunia di Rumah Sakit Moewardi Solo.
"Prosesi pelepasan jenazah akan dimulai pukul 09.30 WIB di rumah duka di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo," kata Deputi Humas UNS Andre Rahmanto di Solo, Sabtu.
Ia mengatakan selanjutnya pemakaman akan dilakukan di Desa Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah mengingat almarhum berasal dari Desa tersebut.
"Nanti juga akan ada pelepasan dari senat UNS. Untuk pelepasan juga akan dilakukan di rumah duka karena istri almarhum juga sakit. Setelah kami berdiskusi dengan pihak keluarga diperoleh kesepakatan seluruh prosesi dilakukan di rumah duka," katanya.
Mengenai karirnya di UNS, Andre mengatakan Haris yang menjabat sebagai rektor UNS selama dua periode berturut-turut tersebut masih menjalani karirnya sebagai dosen pascapurna tugas.
"Usai tidak menjabat sebagai rektor, beliau masih aktif mengajar Program Studi Pendidikan Geografi di FKIP UNS. Selain itu juga aktif sebagai pengajar di program pascasarjana," katanya.
Beberapa mata kuliah yang diampunya di program pascasarjana UNS, di antaranya Pendidikan Kependudukan Lingkungan Hidup dan Penyuluhan Pembangunan.
"Selanjutnya, beliau purna tugas pada tahun 2013. Tepatnya beliau berkarir di UNS hampir 40 tahun," katanya.
Berdasarkan data dari UNS, suami dari Sri Redjeki ini mulai menekuni profesinya sebagai pendidik sejak tahun 1969. Selama tahun 1969-1976, pria kelahiran tahun 1940 tersebut bekerja sebagai pendidik di IKIP Surakarta.
Setelah UNS berdiri pada tahun 1976, Haris menjadi dosen FKIP UNS hingga purna tugas. Setelah menjabat sebagai rektor, Haris sempat menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana periode 2003-2007.
Selanjutnya, ia dipercaya oleh pemerintah menjabat sebagai Ketua Tim Serdos Ditjen Dikti periode 2007-2009.

