Bupati Batang Janji Usulkan Tambahan Tenaga Pendidik

id Bupati Batang, Tenaga Pendidik

Bupati Batang Janji Usulkan Tambahan Tenaga Pendidik

Bupati Batang, Wihaji. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Kutnadi)

Batang, ANTARA JATENG - Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji, janji mengusulkan penambahan aparatur sipil negara khususnya tenaga pendidik di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

"Mengenai masalah kekurangan tenaga pengajar, kami berjanji akan ikut memperjuangkan dan sudah diusulkan ke Men-PAN untuk penambahan tenaga ASN terutama tenaga pendidikan," katanya di Batang, Rabu.

Ia berterima kasih kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang telah melaporkan kesiapannya untuk melaksanakan kegiatan rangkaian acara Hari Ulang Tahun Guru dan PGRI.

"Kami hanya berpesan pada PGRI dalam melaksnakan kegiatan dapat memunculkan khasanah budaya lokal pada aara HUT nanti. Kami berharap kirab budaya itu juga dijadikan kalender pariwisata," katanya.

Terkait usulan PGRI terhadap tenaga wiyata bhakti dapat diberi SK Bupati, kata dia, pada prinsipnya pemkab menyetujui asal tidak membebani anggaran.

"Saya sudah mengusulkan. Akan tetapi karena beban yang terlalu besar maka belum bisa muncul pada anggaran tahun ini," katanya.

Menurut dia, surat keputusan yang diberikan pada wiyata bhakti bisa digunakan untuk sertifikasi maupun yang lain.

"Tentunya SK itu, nantinya bisa menjadikan keberadaan tenaga wiyata bhakti benar-benar ada dan dibutuhkan sesuai dengan keahliannya," katanya.

Ketua PGRI Kabupaten Batang, Wachyusin mengatakan PGRI akan terus melakukan terobosan dalam memperjuangkan nasib para tenaga wiyata bhakti agar bisa diangkat sebagai pegawai negeri sipil.

"Apalagi, setidaknya status para tenaga wiyata bhakti sudah diakui oleh pemkab sehingga keberadaan mereka bisa dibuatkan Surat Keputusan Bupati," katanya.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar