Pemkab Temanggung membuka diri terhadap semua jenis investasi

id temanggung butuh investor

Pemkab Temanggung membuka diri terhadap semua jenis investasi

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq (berpeci) berbicara pada ekspose pengawasan dan pencegahan dampak kawasan usaha/kegiatan Kabupaten Temanggung tahun 2018. (Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, membuka diri terhadap semua jenis investasi, kata Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.
"Bahkan kami mengundang para investor untuk masuk ke Temanggung dan kami jamin bahwa berinvestasi di Temanggung perizinannya semua serba mudah," katanya di Temanggung, Selasa.

Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri ekspose pengawasan dan pencegahan dampak kawasan usaha/kegiatan Kabupaten Temanggung tahun 2018 yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung.

"Perizinan serba mudah, cepat, transparan, serba terukur, dan tidak ada pungutan apa pun, maka silakan para investor masuk ke Temanggung untuk mengembangkan ekonomi di Temanggung," kata Khadziq.

Ia menuturkan pihaknya membutuhkan investor, karena Temanggung mempunyai target sampai 2025 harus mengembangkan daya saing daerah dan salah satunya dikembangkan daya saing melalui pengembangan bidang industri.

Menurut dia, sudah ada beberapa investor yang mau masuk di Temanggung, salah satunya pabrik sepatu Nike, yang merupakan padat karya dengan sekitar 7.000 karyawan dan luasan sampai 33 hektare.

"Kami berharap setelah itu yang lain juga mulai masuk ke Temanggung, karena Temanggung memiliki keunggulan dibanding daerah-daerah lain, yaitu posisi Temanggung yang berada di tengah-tengah dengan aksesbilitas yang bagus, dari pelabuhan untuk keluar masuk bahan baku," katanya.

Selain itu, katanya wilayah Kabupaten Temanggung tidak jauh dari jalan tol dan di Temanggung lahan masih terbuka lebar dan tentu harga lahan di Temanggung tidak semahal di kawasan pantura.

"Tenaga kerja di Temanggung melimpah, kami ingin meyakinkan ke publik bahwa Pemkab Temanggung terbuka, transparan, dan pemerintah yang ramah investasi," katanya.  
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar