Proyek pengerjaan jalan dihentikan demi kelancaran mudik

id proyek jalan,mudik

Proyek pengerjaan jalan dihentikan demi kelancaran mudik

Proyek pekerjaan drainase di Jalan Gelatik, Kota Lama, Semarang. (Foto: Zuhdiar Laeis)

Semarang (Antaranews Jateng) - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang menghentikan sementara seluruh proyek pengerjaan jalan untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

"Penghentian seluruh pekerjaan sudah dimulai sejak Senin (11/6) lalu. Ya, berhenti sementara selama libur Lebaran," kata Kepala Dinas PU Iswar Aminuddin di Semarang, Rabu.

Bahkan, kata dia, semua alat berat dan material proyek pengerjaan jalan juga sudah disingkirkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran 2018.

Menurut dia, penghentian sementara seluruh kegiatan yang berkaitan dengan infrastruktur jalan itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk bisa berlebaran dengan keluarga. Nanti, pekerjaan akan dilanjutkan kembali mulai 22 Juni 2018," katanya.

Ia mengatakan penghentian sementara proyek infrastruktur jalan itu bersifat menyeluruh, baik proyek yang sudah berjalan pengerjaannya maupun proyek yang baru selesai penandatanganan kontrak.

"Untuk sementara, beberapa proyek yang sudah kami teken dan kontrakkan, kami hentikan dulu. Kami berikan kesempatan para pengguna jalan supaya tidak terganggu tumpukan material," katanya.

Diakuinya, dari seluruh proyek yang ada masih didominasi oleh proyek swakelola, sementara proyek kontrak dengan anggaran besar relatif sedikit, seperti proyek pembuatan talud.

"Ada juga beberapa proyek pemeliharaan. Jadi, yang bersifat pemeliharaan dan kontrak kami hentikan dulu, terutama yang pengerjaannya di beberapa jalan protokol," katanya.

Meski demikian, Iswar menjamin penghentian sementara itu tidak akan berpengaruh dengan progres pengerjaan proyek karena semuanya sudah diperhitungkan sesuai dengan rencana yang sudah disusun.

Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar