Andromeda Sindoro berhasil menangkan DSC X

id Dsc X, pemenang

Andromeda Sindoro berhasil menangkan DSC X

Andromeda Sindoro (tiga dari kiri) berhasil memenangkan kompetisi kewirausahaan DSC X (Foto: ANTARA/Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Andromeda Sindoro berhasil memenangkan kompetisi Diplomat Success Challenge (DSC) X yang babak finalnya diselenggarakan di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu.

Andromeda yang pada kompetisi tersebut dimentori oleh barista muda Muhammad Aga ini memiliki bisnis bernama "Sweet Sundae Ice Cream". 

"Sweet Sundae memasok produk es krim dan gelato ke hotel, restoran, 
dan kafe di sejumlah daerah. Produk tersebut diperoleh dengan cara mengolah susu sapi perah berkualitas tinggi dari peternak," kata Andromeda di Solo, Senin.

Ia mengatakan susu tersebut dibeli dengan harga yang baik dibandingkan beberapa produsen susu yang lain. Menurut dia, saat ini Sweet Sundae memiliki pabrik berkapasitas 10 ton/hari. 

"Kalau untuk tempat distribusinya berlokasi di Yogyakarta, Jakarta, Bali, dan Semarang," katanya. 

Baca juga: Inilah peserta DSC|X yang lolos seleksi regional Semarang-Jakarta

Ia mengatakan usahanya tersebut membutuhkan tambahan modal usaha untuk mengembangkan bisnis seiring permintaan pasar. Di sisi lain juga membantu peternak susu mendapatkan harga yang baik serta membantu pemerintah agar Indonesia bisa swasembada susu pada tahun 2023.

Atas capaiannya tersebut, pria asal Kota Yogyakarta ini berhak atas hibah modal usaha sebesar Rp220 juta ditambah penghargaan senilai Rp 50 juta. 

Sebagai salah satu mentor yang terlibat, Muhammad Aga mengatakan babak final yang mencakup 12 besar peserta ini sangat kompetitif dari proses awal sampai akhir. 

"Andromeda memiliki kepercayaan diri yang tinggi bahwa bisnisnya sangat bagus dan berkesinambungan. Andro juga membangun ekosistem di 'food and beverage' sehingga dia mendapatkan kepercayaan," katanya.

Sementara itu, selain Sweet Sundae, para pemenang lainnya adalah Mega Siswindarto pemilik usaha Bronchips yang memperoleh hibah modal usaha Rp 253 juta, Athalia 
Mutiara Laksmi pemilik aplikasi Hear Me berhak atas hibah Rp250 juta, I Gede Dangin dengan nama usaha Astrobike dengan hibah modal Rp230 juta, Alfredo Dhilan dengan usaha Apel Celup berhak atas Rp197 juta, Ricky Chandra dengan usaha SUNKRISPS berhak atas hibah Rp190 juta, dan Hadid Fathul Alam pemilik usaha OKE Garden dengan besaran hibah Rp150 juta. 

Selain berhak atas dana hibah, tujuh pemenang ini juga mendapat pendampingan bisnis selama dua tahun.

Sedangkan lima pemenang lainnya mendapatkan dana hibah 
masing-masing sebesar Rp10 juta. Mereka adalah Anugrah Nurrewa dengan nama usaha Banopolis, Galih Ruslan dengan usaha kylafood.com, Anindita Pradana Suteja dengan usaha Beehive Agriculture, Wendy Pratama dengan usaha Lingkaran, dan Ksatriya Ananta dengan usaha Cryptoscope.

Baca juga: Gaet wirausahawan muda Semarang, Wismilak gelar roadshow "Diplomat Succes Challenge"
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar