BI prediksikan cabai masih menjadi penyumbang inflasi

id BI, prediksi inflasi

BI prediksikan cabai masih menjadi penyumbang inflasi

Bambang Pramono berfoto bersama para penerima beasiswa (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) memprediksikan komoditas cabai masih menjadi penyumbang inflasi bulan September 2019 seiring dengan fluktuasi harga yang terjadi.

"Kemarin kan deflasi ya, kami berharap bulan September ini inflasi tetap stabil," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Surakarta Bambang Pramono usai menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Soloraya di Solo, Jumat.

Ia mengatakan meski nantinya cabai masih menjadi penyumbang inflasi, diharapkan kontribusinya tidak terlalu tinggi.

Untuk memastikan terkendalinya inflasi, pihaknya terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan mitra kerja terkait untuk menjaga suplai dan permintaan di lapangan.

"Pedagang pasar kami harap bisa memahami dengan tidak mengambil untung banyak agar masyarakat juga tidak merasa kesusahan," katanya.

Apalagi, dikatakannya, cabai merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan pada hampir semua olahan makanan sehingga tingkat kebutuhannya tinggi.

Di sisi lain, pihaknya terus mendorong masyarakat untuk membuat cabai olahan yang masa penggunaannya bisa bertahan lama, seperti cabai pasta, cabai kering, dan bubuk cabai.

"Dengan cabai olahan rasa tidak akan berubah. Jika terjadi permasalahan seperti musim kemarau atau gangguan panen bisa menggunakan produk cabai olahan tersebut," katanya.

Sementara itu, terkait dengan pemberian beasiswa tersebut diharapkan bisa memotivasi para mahasiswa penerima untuk belajar lebih giat lagi.

"Untuk wilayah Kantor Perwakilan Surakarta pada tahun ini beasiswa diberikan kepada 100 mahasiswa PTN dari UNS dan IAIN Surakarta serta perluasan sebanyak 50 mahasiswa Unisri," katanya.

Ia mengatakan setiap mahasiswa memperoleh uang beasiswa sebesar Rp1 juta/bulan. Ia berharap uang tersebut bisa digunakan untuk membayar kuliah dan membeli buku-buku penunjang perkuliahan.

Baca juga: Berangsur turun, harga cabai di Purwokerto dekati normal
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar