Wow, dalam 18 bulan penjualan Mitsubishi Xpander tembus 100.000 unit

id Mitsubishi Xpander,penjualan mobil

Wow, dalam 18 bulan penjualan Mitsubishi Xpander tembus 100.000 unit

Mitsubishi Xpander di GIIAS 2018. (ANTARA News/HO)

Jakarta (ANTARA) - Penjualan Mitsubishi Xpander telah menembus angka 100.000 unit dalam 18 bulan, sejak diluncurkan pada Agustus 2017 hingga awal Maret 2019.

"Capaian penjualan itu menjadikan Mitsubishi Xpander sebagai model kendaraan yang mencapai penjualan tercepat ke 100.000 ribu unit untuk small MPV (multi-purpose vehicle)," kata Presdir PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Tiga Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura, di Jakarta, Rabu (13/3).

Ia mengatakan dalam dua bulan terakhir 2019 penjualan Mitsubishi Xpander berhasil mengalahkan Toyota Avanza sebagai kendaraan terlaris.

Nakamura mengakui Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport menjadi andalan MMKSI untuk mendulang penjualan di segmen kendaraan penumpang.

Baca juga: Mitsubishi Tak Terlalu Optimis terhadap Pasar Mobil 2019
Baca juga: Xpander "terbang" bersama Garuda Indonesia


Pada 2019 MMKSI menargetkan penjualan sebesar 150.000 unit, naik tipis dibandingkan 2018 yang mencapai 146.805 unit.

"Lebih dari 50 persennya (penjualan 2019) adalah Mitsubishi Xpander," kata Nakamura.

Target terhadap tersebut sangat beralasan mengingat pada 2018 kontribusi penjualan terbesar adalah Mitsubishi Xpander dengan 75.772 unit atau sekitar 51 persen dari total penjualan MMKS tahun lalu.

Diakui Nakamura, tantangan terbesar penjualan Mitsubishi Xpander adalah memenuhi pesanan lebih cepat, mengingat inden masih sekitar satu bulan.

"Karena itu sudah ada komitmen produksi akan dinaikkan dari 120.000 unit menjadi 160.000 unit," katanya.

Nakamura juga menginformasikan bahwa Mitsubishi akan meningkatkan ekspor Xpander, di samping memperkuat penguasaan pasar LMPV dalam negeri yang tahun lalu mencapai 27,8 persen.

Baca juga: Tiga wilayah dengan penjualan Xpander tertinggi
Baca juga: MMKSI cetak penjualan terbesar dalam kiprah Mitsubishi di Indonesia
Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar