Karanganyar (ANTARA) - Perusahaan cat PT Indaco Warna Dunia (Indaco) menanamkan budaya Inconteqs dalam menjalankan perusahaan.
Presiden Direktur Indaco Iwan Adranacus di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin mengatakan Inconteqs merupakan singkatan dari integrity yang berarti integritas, continuous improvement yang berarti perbaikan berkelanjutan, equality atau kesetaraan, quality atau kualitas, dan speed yang berarti kecepatan dalam pekerjaan.
“Kami menanamkan nilai-nilai budaya perusahaan itu secara kuat sejak awal perusahaan ini berdiri," kata pria kelahiran Ende, 27 Maret 1978 ini.
Soal integritas, ia mengatakan seluruh pekerja yang ada di perusahaan tersebut tidak menutup diri untuk terus belajar dan menjunjung tinggi kejujuran.
“Kejujuran dan kebenaran itu nomor satu. Apapun, yang penting dijaga validitas kesahihan data informasi. Semua perbuatan kita harus dalam norma kejujuran dan kebenaran yang setinggi-tingginya,” katanya.
Sedangkan soal perbaikan berkelanjutan, merupakan komitmen perusahaan untuk terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu.
"Manusia itu tidak ada yang sempurna, tapi setiap hari kita berproses mengejar kesempurnaan. Artinya, teman-teman di Indaco ini belajar setiap hari agar bisa lebih baik dari kemarin dan besok akan lebih baik,” katanya.
Mengenai kesetaraan, diterapkan untuk menjaga semangat egaliter, seperti yang digaungkan dalam Revolusi Perancis.
“Kami di sini saling menghargai, yang membedakan hanya sekadar job tittle atau struktur tugas masing-masing. Namun sebagai sesama ciptaan Tuhan, kami semua seharkat sederajat. Maka harus saling menghargai. Itu yang membuat kami lebih cair, suasana kerja lebih nyaman, karena bisa nge-blend dalam menjalankan pekerjaan,” katanya.
Mengenai kualitas, dikatakannya, merupakan nilai yang tidak bisa ditawar. Bahkan, kualitas adalah hal yang utama dengan menerapkan standar tinggi untuk mengejar hasil yang terbaik.
“Kalau speed, intinya cak cek, sat set. Mengerjakan setiap tugas pada kesempatan pertama, merespon permintaan atau keluhan konsumen sebagai prioritas, melakukan sesuatu menurut standar waktu yang telah ditetapkan dan diprioritaskan,” katanya.
Dengan penerapan nilai-nilai itu, Iwan menilai, SDM di perusahaan yang dipimpinnya bisa berkembang bersama sehingga kerja tim berjalan dengan baik.
“Hasilnya, kerja tim perusahaan ini luar biasa. Saya sebagai pimpinan perusahaan cuma sebagai fasilitator saja, maksimal koordinatorlah, karena yang bekerja ya tim,” katanya.

