KPID Jateng mgelar literasi media di Purwokerto

id literasi media

KPID Jateng mgelar literasi media di Purwokerto

Wakil Ketua KPID Jawa Tengah Asep Cuwantoro saat memberi sambutan pada kegiatan Literasi Media dalam rangka peringatan Hari Penyiaran Nasional Ke-85 Tahun 2018 di halaman kantor LPP RRI Purwokerto, Minggu (6-5-2018). (Foto: Dok. PRSSNI Banyumas)

Purwokerto, Antaranews Jateng - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Literisai Media di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, dalam rangka Hari Penyiaran Nasional Ke-85 Tahun 2018.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Purwokerto, Minggu, melibatkan seluruh insan radio dan televisi lokal yang ada di Kabupaten Banyumas serta diisi dengan berbagai acara hiburan, lomba, dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KPID Jawa Tengah Asep Cuwantoro memberikan apresiasi kepada LPP RRI Purwokerto dan semua radio siara swasta anggota Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) yang ada di Purwokerto karena telah menggelar kegiatan peringatan Hari Penyiaran Nasional dengan berbagai acara yang menarik.

"Saya berharap ada pembelajaran melalui peringatan Hari Penyiaran Nasional agar masyarakat mendengarkan siaran radio dan menonton televisi tidak ditelan mentah-mentah. Kenapa harus mengadakan acara literasi media? Karena saya pikir semua orang kini sudah melek media. KPID berharap semua kritis dalam menyerap informasi dari media, termasuk dari radio," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Banyumas Joko Wiyono memandang perlu menggelar kembali literasi media pada masa mendatang agar saling sinergi antara seluruh stasiun radio dan televisi.

Dengan demikian, kata dia, di antara stasiun radio dan televisi akan ada satu persepsi, yaitu tidak menyiarkan hoaks.

"Siaran yang disajikan juga harus bisa dirancang untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat tentang semua hal secara benar," katanya.

Koordinator Kegiatan Literasi Media Anjar Tri Asmara mengharapkan masyarakat dapat memahami bahwa insan radio dan televisi lokal di Banyumas masih eksis, sangat kompak, dan bersatu untuk membuat kegiatan bersama.

Walaupun memiliki latar belakang dan segmen yang berbeda, menurut dia, media radio dan televisi lokal dapat diandalkan sebagai media yang terpercaya dalam menyampaikan informasi bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas.

"Ini sekaligus momentum bagi insan penyiaran Jawa Tengah untuk menguatkan kembali semangat menjaga siaran yang sehat serta berkualitas," kata dia yang juga Ketua Pengurus Cabang PRSSNI wilayah Banyumas Raya.

Selain itu, katanya lagi, peringatan Hari Penyiaran Nasional Ke-85 Tahun 2018 diharapkan dapat memasyarakatkan penyiaran sehat dan pentingnya melek media kepada masyarakat.

Menurut dia, hal itu disebabkan penyebaran hoaks dari sumber-sumber yang tidak jelas saat sekarang mudah dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Hari Penyiaran Nasional menjadi sebuah momentum dalam rangka memaksimalkan literasi dan sosialisasi kepada publik tentang pentingnya penyiaran," katanya.
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar