Jelang Paskah, Polres Kudus gelar sterilisasi gereja

id sterilisasi gereja

Jelang Paskah, Polres Kudus gelar sterilisasi gereja

Sejumlah personel Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Kudus, Jawa Tengah, melakukan sterilisasi Gereja Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria Kudus guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi teror menjelang perayaan Hari Raya Paskah, Kamis (29/3). (Foto: Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (Antaranews Jateng) - Aparat Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, Kamis, melakukan sterilisasi terhadap sejumlah gereja guna mengantisipasi kemungkinan adanya aksi teror menjelang perayaan Hari Raya Paskah.

Dalam melakukan sterilisasi tersebut, petugas yang diterjunkan melakukan sterilisasi Gereja Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria Kudus itu, menggunakan metal detector serta anjing pelacak untuk menyisir setiap sudut bangunan gereja, seperti bagian halaman, di dalam ruang ibadah dan altar.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Kudus AKBP Tugiyanto di sela-sela melakukan sterilisasi gereja di Kudus, Kamis, sterilisasi dilakukan bertahap, baik sterilisasi secara visual maupun menggunakan alat serta bantuan anjing pelacak.

Meskipun peluang terjadinya gangguan keamaman kecil, kata dia, pengamanan tempat ibadah menjelang perayaan menjadi prioritas.

Hingga kini, lanjut dia, ancaman terkait teror dan sebagainya belum ada.

Adapun gereja yang menjadi objek pengamanan, katanya, berjumlah 40-an gereja.

Jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 200 personel, termasuk pengamanan gereja di wilayah Polsek.

Dalam pengamanan tersebut, kata dia, melibatkan semua fungsi, dari Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) hingga Intelkam.

"Kami juga berkoordinasi dengan pengurus masing-masing gereja agar meningkatkan kewaspadaan dengan memeriksa pengunjung yang diduga mencurigakan," ujarnya.

Ia mengimbau para jemaat agar tidak membawa perhiasan yang mencolok.

Baca juga: Sambut Paskah, sejumlah gereja di Purwokerto disterilisasi (VIDEO)

Ketua Panitia Perayaan Paskah Wilayah Betlehem ST Yohanes Evangelista Kudus Andreas Bambang Ruyanto menambahkan selain menggandeng kepolisian dalam hal pengamanan, juga melibatkan pengamanan internal.

"Pengamanan dari Kepolisian tentunya memberikan kepastian keamanan terhadap jemaat sehingga tidak perlu khawatir soal keamanan karena percaya penuh terhadap kepolisian," ujarnya.

Meskipun demikian, kata dia, pengamanan internal tetap disiapkan karena jumlah jemaatnya diperkirakan mencapai 3.500 jemaat.
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar