Polresta Surakarta simulasi kontijensi pengamanan pergantian tahun

id Polresta Surakarta simulasi ,kontijensi pengamanan pergantian tahun

Polresta Surakarta simulasi kontijensi  pengamanan pergantian tahun

Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andy Rifai (duduk kiri) saat memimpin simulasi kontijensi perayaan pergantian tahun di Mako 2 POlresta Surakarta, Senin. (Foto ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - Polres Kota Surakarta menggelar simulasi kontijensi untuk persiapan personelnya dalam kegiatan pengamanan malam pergantian tahun dari 2019 menuju 2020, di Kota Solo, pada Selasa (31/12).

"Kami bersama anggota TNI, dan instansi terkait setelah melakukan rapat koordinasi dalam rangka pengaman pergantian tahun di Solo, kemudian dilanjutkan simulasi kontijensi pengaman," kata Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Mako 2 Polresta Surakarta, Senin.

Menurut Kapolres simulasi kontijensi dengan kegiatan "Tactical Floor Game" (TFG) terkait kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menghadapi situasi di lapangan.

"Kami simulasikan dengan floting-floting, cara bertindak aparat keamanan saat dihadapkan dengan situasi di lapangan, sehingga para perwira pengendali benar paham, dimana mereka ditempatkan apa yang harus dilakukan. Mereka mempunyai gambaran yang dapat disampaikan kepada anggotanya," kata Kapolres.

Pada perayaan pergantian tahun baru di Kota Solo dalam event Car Free Night (CFN) yang dipusatkan disepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga Jalan Jenderal Sudirman, Solo, lebih maksimal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan, tim penembak jitu dari Brimob Polda Jateng hingga tiga satuan setingkat batalion (SSY) jajaran Korem 074/Warastratama dalam keadaan siaga menyambut CFN.

"Pengamanan perayaan pergantian tahun kali ini, menjadi perhatian serius Polri dan TNI untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sehingga berjalan aman dan lancar," katanya.

Bahkan, Polda Jateng telah menambah dengan empat titik kamera pengawas atau "Closed Circuit Television" (CCTV) di Jalan Slamet Riyadi Solo, sehingga totalnya menjadi 100 titik.

"Kami bersama Korem 074 Warastratama, Kodim 0735 Surakarta, dan Pemerintah Kota Surakarta, menggelar simulasi pengamanan. Sejumlah skenario seperti adanya pencuri, penemuan orang meninggal dunia, perkelahian akibat minuman keras, dan lain lain dapat diantisipasi," katanya.

Menurut dia, ada beberapa titik di Solo, yang menjadi objek pengamanan, yakni kawasan Manahan Banjarsari, sepanjang Jalan Slamet Riyadi untuk CFN, Alun Alun Kidul, dan bantaran sungai di Tirtonadi Solo, yang diperkirakan menjadi keramaian masyarakat dalam menyambut tahun baru.

"Kami juga sudah menerima laporan perayaan pergantian tahun dari hotel-hotel di Kota Solo, mayoritas perayaan bersifat gala dinner dan tanpa menggunakan pesta kembang api.

Komandan Korem 074/Warastrama, Brigjen TNI, Rafael Granada Baay mengatakan Korem 074/Warastratama bakal mendukung Polri dalam pengamanan dengan menerjunkan sebanyak tiga SSY atau sekitar 900 personel di luar pasukan cadangan dalam event CFN.

"Kami juga akan menempatkan sebanyak 600 personel anggota TNI di seluruh perbatasan Kota Solo," kata Danrem. 

 
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar