Kapolres sebut penanganan kasus tabrak lari di Solo masih dalam pengembangan

id Kapolres:Penanganan, kasus tabrak lari, masih dikembangkan

Kapolres sebut penanganan kasus tabrak lari di Solo masih dalam pengembangan

Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (kanan) saat gelar kasus di Mapolres Kota Surakarta, Rabu. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menyebutkan penanganan kasus tabrak lari di flyover Manahan Solo, yang menyebabkan korban pengendara sepeda motor, Retnoningtri (54), meninggal dunia, masih dalam pengembangan.

"Kami juga menerima banyak laporan masyarakat dari media sosial, menanyakan soal perkembangan kasus tabrak lari di flyover itu, kenapa polisi tidak berniat untuk menangkap pelakunya," kata Kapolres, disela gelar kasus di Mapolres Solo, Jateng, Rabu.

Menurut Kapolres kasus tabrak lari semuanya sedang diproses, dan diintensifkan. Ada hal-hal teknis yang tidak bisa disampaikan ke publik hasil dari penyelidikan polisi.
Baca juga: Polisi identifikasi pelaku tabrak lari di flyover Manahan

"Kami hanya minta doa supaya pelaku kasus tabrak lari bisa segera ditangkap untuk proses hukum," kata Kapolres.

Namun, kata Kapolres, penanganan kasus tersebut sudah ada progres atau perkembangan yang signifikan, sehingga membuat polisi yakin, Insya Allah diupayakan segera dapat ditangkap pelakunya.

Kapolres menjelaskan saksi yang diperiksa dan diminta keterangan oleh polisi, mereka yang mengetahui saat kejadian, warga yang menolong dan membantu korban membawa ke rumah sakit.

Menurut Kapolres, dari hasil penyelidikan memang sudah mengarah ke pelaku. Insya Allah dalam waktu dekat polisi bisa menangkap pelakunya.

"Kami sedang penyelidikan, tidak semuanya bisa diungkapkan kepada publik. Hal ini, bukan konsumsi publik karena justru akan mempersulit tim penyidik dalam mengungkap kasus itu," katanya.

Namun, polisi akan memberikan kepastian dan jaminan kasus tersebut ditangani secara transparan dan secepat mungkin bisa terungkap.

Menyinggung soal hasil pemeriksaan alat monitor Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar kejadian, kata dia, ada beberapa titik yang bisa dijadikan acuhan dalam penyelidikan, tetapi menitor lainnya ada yang terihat tidak jelas.

"Kami perlu proses dan mengumpulkan bukti sebanyak-banyaknya untuk menyakinkan bahwa pelaku kasus tabrak lari itu, betul betul melakukan perbuatan," katanya.

Baca juga: Terungkap, kasus tabrak lari setahun lalu

Sebelumnya, Polresta Surakarta telah memeriksa kasus tabrak lari yang menimpa seorang pengendara sepeda motor, Retnoningtri (54) warga Serengan Solo, di pertigaan flyover Manahan, setelah menjadi viral di mesdos.

Menurut Kasat Lantas Polres Kota Surakarta Kompol Busroni kejadian kasus tabrak lari tersebut di flyover Manahan Solo, terjadi pada Senin (1/7) dini hari.

Petugas sudah mengambil rekaman monitor CCTV di sejumlah lokasi dekat flyover dan meminta keterangan beberapa saksi untuk bisa mengungkap kasus itu. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan dari puluhan alat CCTV sudah dapat teridentifikasi mobil pelaku berwarna berwarna silver.

 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar