Polisi selidiki kecelakaan beruntun di Purwokerto menewaskan satu orang

id kecelakaan beruntun,kecelakaan purwokerto

Polisi selidiki kecelakaan beruntun di Purwokerto menewaskan satu orang

Sepeda motor Honda Vario berpelat nomor R-3022-DF yang pertama kali ditabrak mobil Honda HR-V berpelat nomor R-8530-RH dalam kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Soedirman, selatan Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019) siang. (Foto: Sumarwoto)

Purwokerto (ANTARA) - Petugas Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas masih menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang mengakibatkan satu orang meninggal dan tiga orang luka-luka.

"Kami masih melakukan penyelidikan karena salah seorang korban belum bisa dimintai keterangan," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Banyumas Iptu Mufti Effendi di Purwokerto, Rabu.

Menurut dia, korban luka berat tersebut bernama Sumini (35), warga Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, yang merupakan pengendara sepeda motor Honda Vario berpelat nomor R-3022-DF, sedangkan pemboncengnya bernama Nia Sahatul Amaniah (23), warga Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara dua korban luka ringan terdiri atas Tri Vina (39) dan anaknya berinisial S (12) yang merupakan pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor R-2256-WV hanya menjalani rawat jalan setelah mendapat pengobatan di salah satu rumah sakit.

Disinggung mengenai pengendara mobil Honda HR-V berpelat nomor R-8530-RH yang menabrak sepeda motor Honda Vario berpelat nomor R-3022-DF, dia mengatakan hingga saat ini masih dimintai keterangan.

"Dugaan sementara, kecelakaan tersebut terjadi karena pengendara mobil HR-V panik," katanya.

Baca juga: Tujuh tewas dalam tabrakan maut di jalan Boyolali-Salatiga

Seperti diwartakan, kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada hari Selasa (25/6), sekitar pukul 13.30 WIB, saat kondisi arus lalu lintas di Jalan Jenderal Soedirman, selatan Pasar Wage, Purwokerto, cukup ramai.

Kecelakaan beruntun tersebut terjadi setelah mobil Honda HR-V berpelat nomor R-8530-RH yang dikemudikan seorang perempuan berinisial Sar (42), warga Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran, Banyumas, yang datang dari arah timur menabrak sepeda motor Honda Vario berpelat nomor R-3022-DF yang ada di depannya.

Akibat kejadian tersebut, pembonceng sepeda motor bernama Nia Sahatul Amaniah terpental dan terlindas mobil Honda HR-V hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pengendaranya yang diketahui bernama Sumini terjatuh bersama sepeda motor yang dikendarainya sehingga mengalami luka berat.

Setelah menabrak sepeda motor Honda Vario, mobil Honda HR-V tersebut menyerempet sepeda motor Honda Beat berpelat nomor R-2256-WV yang juga sedang melaju dari arah timur, sehingga pengendara dan pemboncengnya mengalami luka ringan.

Laju mobil Honda HR-V tersebut baru terhenti setelah menabrak mobil Daihatsu Terios berpelat nomor R-8895-LH yang sedang parkir di sisi selatan Jalan Jenderal Soedirman.

Mobil Terios itu terdorong ke depan hingga menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir di depannya, yakni Yamaha Mio Z berpelat nomor R-2933-CR dan Yamaha Mio J berpelat nomor R-2971-MS.

Baca juga: Penyebab kecelakan maut di Cipali akibat sopir diserang
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar