Hingga Mei, TPI Pekalongan raih pendapatan Rp2,35 miliar

id TPI Pekalongan, realisasi PAD

Hingga Mei, TPI Pekalongan raih pendapatan Rp2,35 miliar

Para penjual di Tempat Pelelangan Ikan Kota Pekalongan sedang menunggu pelelangan. (ANTARA/Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Realisasi pendapatan asli daerah dari hasil lelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, hingga akhir Mei 2019 mencapai Rp2,35 miliar dari target Rp5,5 miliar.

Kepala TPI Kota Pekalongan Sanusi Muhtar di Pekalongan, Kamis, mengatakan dengan pencapaian hasil lelang ikan sebesar Rp2,35 miliar itu maka pihaknya optimistis target PAD Rp5,5 miliar pada tahun ini akan tercapai.

"Dengan start hasil lelang ikan yang cukup bagus, maka ke depan (target PAD 2019) akan tercapai. Kita masih menyisakan waktu sekitar tujuh bulan untuk mencapai target Rp5,5 miliar," katanya.

Menurut dia, selama satu bulan terakhir ini, rata-rata realisasi pendapatan dari hasil lelang ikan sudah cukup bagus, kecuali pada 3 Juni 2019 hingga 12 Juni 2019 karena para nelayan tidak melaut terkait Lebaran.

Baca juga: TPI Pekalongan optimistis lampaui target PAD Rp5,6 miliar

"Kecuali pada 3 Juni hingga 12 Juni 2019, hasil lelang bisa mencapai Rp500 juta hingga Rp700 juta. Pada hari ini saja, realisasi hasil lelang ikan mencapai lebih Rp700 juta," katanya.

Ia mengatakan puncak produksi ikan nelayan ini biasanya akan terjadi pada Oktober hingga November dan kemudian akan menurun pada bulan berikutnya.

"Oleh karena, puncak produksi ikan ini bisa menutupi kekurangan PAD pada awal bulan sebelumnya. Sebenarnya pencapaian hasil lelang ikan sejak Januari 2019 hingga akhir Mei 2019 sudah cukup bagus dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya," katanya.

Menurut dia, sejumlah hal yang memengaruhi tingkat pencapaian produksi ikan di TPI antara lain masalah pendangkalan lumpur di pelabuhan dan masalah perizinan yang relatif cukup lama.

"Akan tetapi, saat ini masalah pendangkalan tidak ada masalah karena rob juga relatif tinggi dan masalah perizinan melaut juga sudah selesai. Oleh karena, kami optimistis pencapaian target PAD Rp5,5 miliar akan terlampaui," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar