Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, berkomitmen untuk menuntaskan masalah pengangguran di daerah setempat yang saat ini mencapai sekitar 13 ribu orang dengan memberikan pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang Rakhmad Nurul Fadillah di di Batang, Sabtu, mengatakan bahwa pihaknya optimistis mampu mengurangi jumlah pencari kerja yang saat ini mencapai sekitar 13 ribu orang.
"Berdasar data yang tercatat di website Batang Career, jumlah pencari kerja masih ada 13 ribu orang. Oleh karena itu, kami optimistis secara bertahap jumlah pencari kerja akan terus berkurang dengan dibukanya kesempatan kerja di perusahaan di Kawasan Industri Terpadu Batang dan Batang Industrial Park," katanya.
Berdasarkan data, katanya, menunjukkan rata-rata hasil pelatihan kerja sebanyak 65 persen telah membuka usaha sendiri dan masuk dunia kerja yaitu 25 persen telah membuka usaha sendiri dan 40 persen masuk dunia kerja, serta 35 persen tidak melaporkan apakah diterima bekerja di perusahaan atau membuka usaha sendiri.
"Selain itu, belum lama ini sudah ada kabar 50 peserta lulus pelatihan yang dilakukan oleh pemkab diterima sebagai calon karyawan di sebuah perusahaan besar dan Batang Industrial Park," katanya.
Ia yang didampingi Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Wahyudi itu, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan pelatihan kerja, seperti menjahit, tata boga, dan pangkas rambut pada warga sebagai upaya menyiapkan keahlian dan sumber daya manusia yang akan dibutuhkan perusahaan maupun membuka usaha sendiri.
Kepala Seksi Pembinaan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 13 Jawa Tengah Nunik Mustika Ning Tyas Runtuweni mengatakan bahwa lulusan sekolah menengah kejuruan berpeluang besar untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, termasuk bagi mereka yang ingin berwirausaha.
"60 persen alumni SMK di Batang sudah mendapatkan pekerjaan dan 40 persen masih dalam masa tunggu karena masih di bawah umur," katanya.
Berita Terkait
Pemkab Batang gencarkan gerakan konsumsi pil tambah darah bagi siswi
Sabtu, 7 September 2024 17:03 Wib
Pemkab Batang: Jaga netralitas ASN pada pilkada cegah kepentingan
Jumat, 6 September 2024 12:32 Wib
Pemkab Kudus sediakan Rp2,4 miliar untuk bantuan keuangan parpol
Jumat, 6 September 2024 12:32 Wib
Demak anggarkan Rp2,6 miliar untuk bangun rumah korban bencana
Jumat, 6 September 2024 9:02 Wib
Pemkab Batang lakukan kesiapsiagaan potensi gempa Megathrust
Kamis, 5 September 2024 15:27 Wib
Wajib pajak di Kudus yang tunggak minati program bebas denda PBB
Kamis, 5 September 2024 12:47 Wib
Pemkab: Daya beli masyarakat Kudus masih aman meski alami deflasi
Kamis, 5 September 2024 9:25 Wib
Batang didistribusikan air bersih di enam desa terdampak kemarau
Rabu, 4 September 2024 21:04 Wib