844 pelanggar protokol kesehatan di Kota Semarang dites cepat

id satpol pp Semarang,operasi yustisi,kota semarang, protokol kesehatan

844 pelanggar protokol kesehatan di Kota Semarang dites cepat

Polisi menghentikan pengendara yang tidak mengenakan masker saat terjaring Operasi Yustisi Pencegahan COVID-19 di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/9/2020). Operasi yustisi terpadu aparat penegak hukum gabungan TNI-Polri, dan Satpol PP itu dilaksanakan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker saat keluar rumah dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)

Semarang (ANTARA) - Satpol PP Kota Semarang mencatat 844 orang yang terjaring dalam operasi yustisi protokol kesehatan di Ibu Kota Jawa Tengah selama lima hari terakhir langsung dites cepat COVID-19.

"Total ada 969 pelanggar, 844 orang diantaranya langsung di tes cepat oleh Dinas Kesehatan," kata Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoko di Semarang, Minggu.

Dari hasil tes cepat itu, kata dia, sekitar 30 orang diketahui reaktif.

Menurut dia, petugas langsung melakukan tindakan lanjutan, antara lain dengan menyarankan untuk diisolasi di tempat isolasi rumah dinas Wali Kota Semarang.

Ia menuturkan pelaksanaan tes cepat diberlakukan kepada pelanggar protokol kesehatan, selain sanksi sosial.

Ia mengatakan secara umum angka pelanggaran protokol kesehatan terus mengalami penurunan.

Namun, lanjut dia, tingginya kaum muda yang menjadi pelanggar protokol kesehatan menjadi keprihatinan tersendiri.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar