Cegah virus corona, KAI Purwokerto sediakan cairan pembersih tangan di stasiun

id kai purwokerto,hand sanitizer,penanganan corona,virus corona,corona,covid 19,2019 ncov,novel coronavirus 2019

Cegah virus corona, KAI Purwokerto sediakan cairan pembersih tangan di stasiun

Calon penumpang kereta api memanfaatkan cairan "hand sanitizer" yang disediakan PT KAI Daop 5 Purwokerto di Stasiun Purwokerto sejak Rabu (4/3/2020) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. ANTARA/HO-KAI Purwokerto

Purwokerto (ANTARA) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto menyediakan botol berisi cairan pembersih tangan atau "hand sanitizer" di beberapa stasiun yang melayani naik-turun penumpang, guna mencegah penyebaran virus corona.

"Hal ini kami lakukan sebagai upaya untuk mengajak para pengguna jasa kereta api menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran virus corona," kata  Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

Selain di stasiun, kata dia, botol berisi cairan "hand sanitizer" juga disediakan di lingkungan kantor PT KAI Daop 5 Purwokerto.

Baca juga: Jusuf Kalla: Pemerintah harus siapkan skenario terburuk atasi Covid-19

Ia menjelaskan kegiatan tersebut lanjutan dari berbagai upaya PT KAI untuk mencegah penyebaran virus corona

"Pada awal-awal info merebaknya virus corona, PT KAI Daop 5 Purwokerto bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen telah melakukan posko kesehatan di Stasiun Purwokerto, Stasiun Kebumen, dan Stasiun Gombong untuk deteksi awal kepada penumpang KA," katanya.

Pihaknya juga telah memasang "banner" imbauan terkait dengan virus corona serta aktivitas untuk mencegahnya.

Terkait dengan keberadaan botol cairan "hand sanitizer" di stasiun, Supriyanto mengajak para pengguna kereta api untuk memanfaatkan layanan tersebut dengan bijak.

"Tentunya tidak memindahkan botol 'hand sanitizer' tersebut dari tempatnya maupun memanfaatkan untuk kepentingan pribadi agar penumpang yang lainnya juga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut," katanya.

Baca juga: Gubernur Ganjar cek kesiapan RSUD Moewardi Surakarta tangani COVID-19
Baca juga: Demam dari Singapura dan Hong Kong, dua pasien diisolasi di RSUD Banyumas
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar