Cegah penyakit, ratusan anak SD/MI di Boyolali diimunisasi

id Ratusan anak SD/MI ,di Boyolali diimunisasi

Cegah penyakit, ratusan anak SD/MI di Boyolali diimunisasi

Seorang siswa SD saat diimunisasi upaya menunjang dan meningkatkan kesehatan di SD Islamic International Al Abidin Mojosongo Kabupaten Boyolali, Jumat (113/9/2019). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto

Boyolali (ANTARA) - Ratusan anak tingkat SD/MI diberikan imuniasi sebagai upaya menunjang dan meningkatkan kesehatan dalam Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dipusatkan di SD Islamic International Al Abidin Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat.

Pemerintah Kabupaten Boyolali bekerja sama dengan Yayasan Ronald McDonald House Charities (YRMHC) dalam kegiatannya bertema "Grant Immunization 2019" tersebut, dengan peserta 600 anak SD/MI di Kecamatan Mojosongo dan Ngemplak.

Menurut Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali Pomo kegiatan itu cara paling efektif dan efisien dalam mencegah penyakit.

Baca juga: Satu meninggal, ratusan anak di Temanggung diimunisasi difteri

Ia mengharapkan Program BIAS melalui imunisasi pada anak sekolah dapat mempertahankan eliminasi tetanus neonatorum, pengendalian penyakit difteri, dan penyakit campak dalam jangka panjang.

“Kami berharap dengan cakupan imunisasi tinggi dan merata dapat tercapai kekebalan imunitas yang tinggi sehingga mata rantai penularan penyakit dapat putus," katanya.

Dia mengatakan dipilihnya siswa sekolah dalam imunisasi karena sebagai generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan mulai dini, baik fisik maupun mental.

Ia mengatakan jika generasi muda sehat maka bangsa akan semakin mantap dalam menatap masa depan gemilang.

Baca juga: Dianggap haram, 12 desa di Temanggung tolak imunisasi

"Kami berharap dengan keberhasilan program ini, dapat membantu menyiapkan generasi penerus yang berkualitas demi masa depan Bangsa Indonesia, sehingga mampu bersaing dengan negara lain," katanya.

Eliza Permata Sari, salah satu perwakilan dari YRMHC, mengapresiasi kerja sama yang terwujud dengan Pemkab Boyolali itu. Yayasan telah membantu pelaksanaan imunisasi sejak 2011 dengan capaian 300.000 siswa.

Pihaknya berharap, pemberian imunisasi kepada anak-anak dapat mencegah penyakit, seperti campak, hipatitis B, dan polio.

Ia mengatakan imunisasi dapat meningkatkan pembentukan antibodi, untuk memperkuat kerja sistem tubuh anak.

Kegiatan imunisasi di Boyolali tersebut selain dilaksanakan di SD Islamic International Al Abidin Mojosongo, juga di Balai Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak. 

Baca juga: Dua kecamatan di Purworejo jadi sasaran imunisasi difteri
Baca juga: Banyumas meraih penghargaan program imunisasi dari Kemenkes
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar