Dua kecamatan di Purworejo jadi sasaran imunisasi difteri

id imunisasi difteri

Dua kecamatan di Purworejo jadi sasaran imunisasi difteri

Ilustrasi - Petugas Puskesmas Sindangbarang Kota Bogor menyuntikkan vaksin Td (Tetanus difteri) kepada siswa SD di ruang UKS SD Insan Kamil, jalan Dramaga, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (28/11/2016). (Foto: Arif Firmansyah)

Purworejo (Antaranews Jateng) - Warga Kecamatan Kutoarjo dan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, terutama yang berusia satu hingga delapan tahun mendapat imunisati difteri guna mengantisipasi penyebaran penyakit ini setelah ditemukan kasus difteri di dua wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo Kuswantoro di Purworejo, Selasa, mengatakan ada empat anak yang dinyatakan positif difteri dan hal ini sebagai kejadian luar biasa.

Ia mengatakan keempat anak tersebut berasal dari Kecamatan Kutoarjo dan Kaligesing. Mereka telah mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Puworejo dan sekarang keempat pasien tersebut sudah sembuh dan melakukan aktivitas seperti biasa.

"Mereka sudah pulang ke rumahnya. Namun, kami tetap memantau di lingkungan sekitarnya jangan sampai muncul kasus baru dan hingga saat ini tidak ada penderita baru," katanya.

Setelah penetapan KLB, pihaknya melakukan penyelidikan epidemologi di wilayah tempat tinggal penderita.

Dinkes juga mengirimkan sampel swab tenggorokan ke Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta untuk menemukan adanya kuman corynebacterium diphtheriae.

Ia menuturkan selain melakukan "outbreak respons imunisasi" (ORI) sesuai dengan kriteria juga melakukan pengobatan profiliaksis untuk yang melakukan kontak langsung dengan pasien sesuai dengan petunjuk teknis.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu berperilaku hidup bersih, jika bersin atau batuk untuk selalu menutup mulut sehingga tidak ada percikan ludah ke mana-mana karena percikan ludah merupakan salah satu penularan difteri.

Ia juga meminta masyarakat yang mempunyai balita agar mengikuti program imunisasi dari pemerintah sampai tuntas.

Ia mengatakan kasus difteri di Purworejo kembali muncul setelah kasus yang sama terjadi lebih dari sepuluh tahun lalu.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar