Ketua PWI Jateng: Kemampuan menulis beri nilai tambah sarjana

id sekolah jurnalistik, pwi jateng, unissula, fakultas hukum

Ketua PWI Jateng: Kemampuan menulis beri nilai tambah sarjana

Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS (ANTARA/Achmad Zaenal M)

Semarang (ANTARA) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS menyatakan kemampuan menulis yang dimiliki oleh alumni perguruan tinggi akan memberi nilai tambah bagi sarjana ketika berada dalam dunia kerja.

"Alumni -- dalam disipilin ilmu apa pun -- akan punya nilai tambah sekaligus menjadi pembeda dengan yang lain bila mereka membekali diri dengan kemampuan menulis," katanya dalam pembukaan Sekolah Jurnalistik PWI Jateng di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Jumat.

Fakultas Hukum Unissula bekerja sama dengan PWI Provinsi Jateng membekali mahasiswa semester akhir dengan materi jurnalistik secara komprehensif, baik teori maupun praktik. 

Baca juga: Sekolah Jurnalistik PWI Jateng terapkan modul baru

Mahasiswa juga dibekali materi teori dan praktik penulisan pendapat hukum (legal opinion) yang diberikan oleh dosen dan praktisi hukum berpengalaman. SJPWI Jateng yang diikuti 192 mahasiswa FH Unissula semester tersebut merupakan angkatan VIII.

Amir menyatakan sarjana hukum dengan kemampuan menulis yang baik akan mampu menyajikan legal opinion yang lebih baik. 

"Jadi, mengikuti Sekolah Jurnalistik ini merupakan kesempatan terbaik yang patut dimanfaatkan," ujar Amir, sarjana hukum yang juga tersohor sebagai kolumnis sepak bola.

Wakil Dekan 2 Fakultas Hukum, Arpangi, di tempat sama juga menegaskan pentingnya sarjana hukum memiliki kemampuan menulis karena keterampilan ini menjadi bagian tak terpisahkan ketika memasuki dunia kerja.

Pada sesi pertama SJPWI Jateng itu menghadirkan dua pengajar yakni wartawan senior Sri Mulyadi dan Achmad Zaenal M. Keduanya menyajikan materi konvergensi media.
 
Wartrawan senior Sri Mulyadi memberi materi konvergensi media di FH Unissula Semarang, Jumat (13/9) (ANTARA/Achmad Zaenal M)

"Media agar tetap bisa eksis dan relevan dengan zaman sekarang mau tidak mau harus menerapkan konvergensi, agar secara konten bisa diterima khalayak dan secara bisnis juga berkembang," ujar Sri Mulyadi.

Achmad Zaenal M menyatakan perkembangan dunia digital yang begitu cepat menyebabkan jagat media berubah pesat pula.

"Perubahan dahsyat ini mengubah cara kerja wartawan dan redaktur. Begitu pula pemilik media, mereka harus beradaptasi agar medianya tetap eksis sebagai entitas industri," katanya.
 
Baca juga: PWI Jateng Wisuda Lulusan Perdana Sekolah Jurnalistik
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar