Tahun ketiga, Bupati Batang realisasikan 700 wirausaha baru

id Bupati Batang, wirausaha

Tahun ketiga, Bupati Batang realisasikan 700 wirausaha baru

Bupati Batang Wihaji saat memberikan pengarahan pada peserta pelatihan wurausaha baru. (Foto: Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merealisasikan sebanyak 700 dari target 1.000 wirausaha baru, kata Bupati Batang Wihaji.

"Memasuki tahun ke tiga menjabat sebagai kepala daerah, kami merealisasikan 700 wirausaha baru yang sebelumnya dilatih dan bina oleh pemkab," katanya di Batang, Senin.

Menurut dia, pendirian wirausaha baru ini sudah menjadi program unggulan sehingga diharapkan hingga tahun ke lima masa jabatan berakhir sudah terealisasikan 1.000 wirausaha baru baru.

Pemkab, kata dia, tidak akan bosan menekankan kepada Dinas Ketenagakerjaan agar kegiatan atau pelatihan pada wirausaha tidak sekadar seremonial saja namun perlu dilatih hingga membantu mereka memiliki usaha, permodalan, dan pemasaran.

Baca juga: Batang bentuk pasukan saluran air antisipasi banjir

"Setiap ada pelatihan dan bantuan peralatan usaha, saya minta disnaker terus dilakukan pendampingan, sampai usahanya berjalan. Selain itu juga harus didokumentasikan, mulai dari sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan dan bantuan agar bisa diketahui progres usahanya," katanya.

Ia mengapresiasi peserta pelatihan yang sudah mempunyai produk usahanya sendiri, seperti karya busana karnival, pengantin, dan hasil busana desain grafis.

"Saya senang dan bangga dengan hasil karya pelatihan ini karena memiliki karakter, keunikan, dan estetikanya sehingga sangat bisa dijual ke publik," katanya.

Menurut dia, beberapa hasil karya yang diciptakan oleh peserta pelatihan sangat inovatif dan kreatif, sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dapat dimunculkan untuk mendukung pemkab dalam membranding wisata dan inveastasi di wilayah setempat.

"Hasil desain grafis berupa busana kaos dengan branding wisata dan kuliner Batang sangat menarik sehingga bisa kita pasarkan di tempat wisata sebagai oleh–oleh. Adapun karya busana karnival bisa kita ikutkan pada festival atau lomba tingkat provinsi, 24 Agustus 2019 di Wonogiri," katanya.

Baca juga: Diantisipasi, terhentinya proyek pembangunan RSUD Kalisari
Baca juga: Pemkab Batang ingatkan warga waspada terhadap cukong pilkades

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar