PSSI: Penjualan tiket 'offline' pengaruhi pelemparan bus Persija

id Deputi Sekjen PSSI Marshal Masita,persija,piala indonesia

PSSI: Penjualan tiket 'offline' pengaruhi pelemparan bus Persija

Para suporter PSM Makassar mendengarkan penjelasan panitia pertandingan bahwa laga final leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Minggu, diputuskan ditunda akibat persoalan keamanan.ANTARA FOTO/Abd Kadir

Jakarta (ANTARA) - Deputi Sekjen PSSI Marshal Masita menyebut, penjualan tiket secara luring (offline) oleh pihak PSM Makassar untuk laga leg kedua final Piala Indonesia 2018-2019 berpengaruh pada peristiwa pelemparan bus Persija pada Sabtu (27/7).

"PSM sebenarnya, secara reguler, sudah menjual tiket secara daring (online). Akan tetapi, tanpa koordinasi dengan kami, tanpa koordinasi dengan Polres, mereka menjual tiket tambahan di stadion," ujar Marshal di Makassar, Minggu malam.

Pihak PSM, kata Marshal, menjual 600 tiket secara offline di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (27/7). PSSI menilai maksud mereka baik yaitu ingin memberikan jatah kepada pendukung PSM yang berasal dari luar Makassar.

Namun yang terjadi adalah, datangnya gelombang suporter dari luar Makassar yang melebihi jatah tiket.

"Tiket yang mau mereka lepas 600 lembar, tetapi suporter yang datang sekitar 2.000 orang," tutur Marshal.

Kondisi itu membuat suporter berkerumun di stadion. Bersamaan dengan itu, Persija Jakarta melakukan latihan resmi di Stadion Andi Mattalatta mulai pukul 16.00 WITA.

Setelah selesai latihan, Persija yang berada di dalam bus berhadapan dengan ribuan suporter yang tidak mendapatkan tiket, padahal mereka datang jauh dari luar kota.

Oknum-oknum di antara suporter yang ada di stadion pun melempari bus Persija yang membuat seorang pemijat dan dua pemain terluka.

Baca juga: PSM menolak jika laga leg kedua final digelar di luar Makassar

Peristiwa ini berbuntut pada penolakan pemain Persija untuk bertanding pada Minggu (28/7).

"Kalau mereka tidak menjual tiket itu mungkin pelemparan tidak terjadi dan laga tetap berjalan hari ini," tutur Marshal.

Dengan adanya kejadian itu, PSSI pun melakukan evaluasi terhadap skema pengamanan yang diterapkan oleh PSM.

Marshal melihat pengamanan stadion dan pemain di H-1 pertandingan tidak benar-benar diorganisasikan dengan baik.

"Kalau standar internasional AFC, sudah jelas bahwa pada H minus berapa area pertandingan harus 'clear'," kata dia.

Pertandingan leg kedua final Piala Indonesia 2018-2019 PSM Makassar versus Persija, yang sedianya digelar di Makassar pada Minggu (28/7) mulai pukul 15.30 WIB atau 16.30 WITA, ditunda.

PSSI menyebut bahwa keputusan itu diambil atas dasar keamanan dan kenyamanan.

Baca juga: Final Piala Indonesia, laga PSM Makassar versus Persija resmi ditunda
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar