106 berkas perkara dengan 334 tersangka ricuh 21-22 Mei diserahkan

id Kerusuhan 21 22 Mei,Perkara kerusuhan P21,Polda Metro Jaya,Argo Yuwono

106 berkas perkara dengan 334 tersangka ricuh 21-22 Mei diserahkan

Polisi melakukaan pendataan sejumlah tersangka kasus kerusuhan saat penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus kerusuhan 21-22 Mei di Polda Metrojaya, Jakarta, Jumat (19/7/2019). (ANTARA/RENO)

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara tahap dua ratusan tersangka kericuhan tanggal 21 dan 22 Mei ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta setelah berkas tersebut dinilai lengkap atau P21.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono menyatakan ada sebanyak 334 tersangka dalam 106 berkas perkara yang dilimpahkan.

"Kami kirim barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ada 334 tersangka seluruhnya kita serahkan," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jumat.


Baca juga: Kominfo catat 30 hoaks tersebar di 1.932 laman selama ricuh 21-22 Mei

Ke-334 orang tersebut, ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas kericuhan yang terjadi pada tanggal 21 Mei malam dan berlanjut pada 22 Mei malam hingga 23 Mei dini hari.

Argo mengatakan penyerahan berkas perkara tersebut dilakukan di Polda Metro Jaya lantaran jumlah tersangka yang banyak, sehingga pihak Kejaksaan secara langsung mendata para tersangka untuk menandatangani Berita Acara Pemindahan Penahanan di Mapolda.

"Penyerahan dilakukan di sini ya, kejaksaannya datang ke sini untuk memeriksa berkas P21. Alasannya, karena tersangka banyak dan berkas banyak," sambungnya.

Baca juga: "Keliru kaitkan kericuhan dengan Gubernur Anies"

Selain itu, para tersangka juga akan tetap menjalani masa penahanan di Polda Metro Jaya karena jumlah tersangka yang cukup banyak.

"Tersangka tetap ditahan di sini, kejaksaan menitipkannya di sini," tutur Argo.

Sebelumnya, Polres Jakarta Barat juga telah menyerahkan berkas perkara 75 tersangka kericuhan 21-22 Mei 2019 di Petamburan dan Slipi, Jakarta Barat pada pihak kejaksaan, beberapa hari lalu.
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar