452 CPNS Boyolali ikuti diklat Prajabatan

id 452 CPNS Boyolali ikuti diklat prajabatan

452 CPNS Boyolali ikuti diklat Prajabatan

Ratusan Calon Pegawan Negeri Sipil Pemkab Boyolali sata mengikuti pembukaan Diklat Prajabatan di Aula SMK Negeri 1 Mojosongo, Boyolali, Kamis. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Sebanyak 452 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Boyolali mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan, selama sekitar dua bulan.

Pada acara pembukaan kegiatan Diklat Prajabatan untuk CPNS golongan II dan III Pekkab Boyolali tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Masruri, dengan ditandai penyematan tanda peserta, di Aula SMK Negeri 1 Mojosongo, Boyolali, Kamis.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali Agus Santoso, jumlah 452 peserta diklat prajabatan terdiri atas 332 orang CPNS golongan III, dan 87 orang CPNS golongan II, serta dari pelamar tenaga honorer Kategori II (K2) berjumlah 33 orang.

Menurut dia, pada kegiatan diklat tersebut pembentukan karakter PNS dalam kemampuan bersikap dan bertindak profesional, mengelola tantangan dan masalah keragaman sosial.

Selain itu, lanjut dia, nilai-nilai dasar PNS berdasarkan kedudukan dan peran dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada setiap pelaksaan tugas jabatannya sebagai pelayan masyarakat, sebagai wujud nyata bela negara seorang PNS.

Jumlah peserta diklat sejumlah 452 orang tersebut akan dibagi dalam 12 angkatan, di mana pelaksanaan pelatihan dilaksanakan secara paralel. Struktur kurikulum yang diberikan sesuai dengan peraturan tersusun dalam dua bagian yakni pembentukan karakter PNS dan  penguatan kompetensi teknis bidang tugas.

"Satu gelombang untuk dua angkatan, sehingga sebanyak 12 dua angkatan akan terbagi dalam enam gelombang dengan pelaksanaannya, di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah, di Kecamatan Gondangrejo; Kabupaten Karanganyar, mulai tanggal 18 Maret 2019.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah Andi Suryanto mengatakan kegiatan diklat CPNS tersebut dilakukan dengan pola kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Pemkab Boyolali.

"Penentuan hasilnya itu, dilakukan oleh tim terpadu baik itu, dari Pemkab Boyolali maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sehingga objektifitas di dalam pelaksanaan penilaian pelatihan dasar ini, benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sekda Pemkab Boyolali Masruri meminta para peserta diklat untuk mengikuti rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, karena nantinya mereka akan menjadi abdi negara dan memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Suka dan duka melaksanakan kegiatan ini, sebagai pembelajaran biasa, insyallah hasilnya akan maksimal,: katanya.

Pola pembelajaran antara lain pola inclass pertama selama 18 hari, dilanjutkan dengan habituasi selama 30 hari, yaitu proses aktualisasi melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah diperoleh melalui berbagai mata pelatihan yang dipelajari. Setelah itu, inclass kedua yakni proses evaluasi aktualisasi selama 3 hari, sehingga total waktu pembelajaran selama 51 hari. 

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar